Puting Beliung Rusak 60 Rumah di Subang, Warga Mulai Benahi Kerusakan

puting-beliung-rusak-60-rumah-di-subang-warga-mulai-benahi-kerusakan . (net)

Tridinews.com - Sebanyak 60 rumah di empat dusun yang berada di tiga desa—Tanjung Tiga, Muara, dan Langensari—Kecamatan Blanakan, Subang, mengalami kerusakan setelah angin puting beliung menerjang wilayah tersebut pada Jumat (21/11) sore.

Dalam rekaman video amatir, angin terlihat bertiup sangat kencang dan menghantam permukiman warga. Genting rumah beterbangan, beberapa bahkan terangkat jauh terbawa angin. Warga tampak berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri, meski tetap berusaha berlindung di balik bangunan yang lebih kokoh.

Saat detikJabar meninjau lokasi pada Sabtu (22/11/2025), warga mulai membenahi rumah mereka yang rusak. Kerusakannya beragam—dari genting pecah atau lepas, dinding rumah yang roboh, hingga rangka atap baja ringan yang tercabut dan terlempar ke rumah lain. Proses perbaikan dilakukan secara gotong royong.

“Ini rusak kena angin puting beliung. Alhamdulillah cuma atapnya saja, genting yang berterbangan. Bangunannya masih utuh,” ujar Ozi, salah satu warga terdampak, sambil memperbaiki atap rumahnya.

Ozi bercerita, saat kejadian hujan turun deras disertai angin kencang dan petir menyambar berkali-kali. Ia dan keluarganya mendengar suara keras dari atap, namun tidak berani keluar karena takut akan terpaan angin.

“Sekitar 10 sampai 15 menit angin datang, dua kali datangnya. Kami di dalam rumah enggak berani keluar,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dusun Desa Muara, Darna, mengonfirmasi bahwa sekitar 60 rumah di empat dusun mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap. Desa Muara menjadi wilayah dengan kerusakan terbanyak.

Di sejumlah titik, kerusakan lebih parah. Beberapa atap baja ringan terbang hingga sejauh 20 meter dan menghantam rumah warga lain. Sejumlah dinding bangunan juga mengalami keretakan hingga ambruk. Meski begitu, tidak ada korban jiwa maupun luka.

“Alhamdulillah enggak ada korban. Hanya atap rumah saja yang rusak,” kata Darna.

Selain merusak puluhan rumah, puting beliung juga menumbangkan pohon-pohon besar. Beberapa di antaranya menutup akses jalan sehingga warga harus memotong batang pohon secara manual agar jalur bisa kembali dibuka.

Editor: redaktur

Komentar