Tridinews.com – Kepala Desa (Kades) di Desa Panggalih, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, akan diaudit menyusul viralnya kasus dugaan intimidasi terhadap seorang pedagang telur oleh keluarga kepala desa.
Wakil Bupati Garut Putri Karlina mengatakan pihaknya telah menghubungi Inspektorat Kabupaten Garut untuk melakukan audit. Langkah ini dimaksudkan untuk memberikan informasi yang berimbang kepada masyarakat terkait kondisi desa.
“Mengaudit bukan untuk mencelakakan kepala desa, tetapi untuk memberikan informasi berimbang,” ujar Putri Karlina melalui unggahan Instagram resminya, Sabtu (3/1/2026) malam.
Putri menambahkan, apabila pembangunan dan penggunaan dana desa berjalan sesuai kebutuhan, kepala desa seharusnya tidak takut diaudit. “Kita harus memberikan informasi ke mana sih dana desa yang dikeluhkan katanya enggak ada pembangunan itu,” katanya.
Respons BPD Desa Panggalih
Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Panggalih, Agus Suhendar, mengatakan pihaknya telah berkali-kali mengingatkan kedua belah pihak, baik keluarga kepala desa maupun warga, agar menyikapi persoalan ini dengan kepala dingin.
“Kami menyayangkan peristiwa itu terjadi, saya juga tadi sudah telpon Pak Kades, saya minta tahan diri, jangan arogan,” ujarnya, Minggu (4/1/2026).
Agus menegaskan bahwa BPD terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap pemerintah desa, termasuk memantau progres pembangunan. Sejumlah titik lokasi direncanakan akan diperbaiki pada 2026, menyesuaikan ketersediaan anggaran.
Terkait dugaan pencemaran nama baik, Agus menyatakan BPD menghormati jika warga ingin menempuh jalur hukum. “Yang terpenting duduk bersama untuk mencari penyelesaian terbaik, karena setiap manusia pasti memiliki kelemahan dan kesalahan,” jelasnya.
Video Jalan Rusak dan Dugaan Intimidasi
Peristiwa ini bermula ketika Holis, pedagang telur keliling, mengunggah video kondisi jalan rusak di desanya pada 31 Desember 2025. Video tersebut awalnya direkam pada 27 Oktober 2025.
Holis mengaku kemudian mendapat intimidasi dari istri, anak, menantu, dan keponakan kepala desa, termasuk kekerasan fisik berupa cekikan di leher dan pukulan di punggungnya.
“Saya melakukan itu (posting video jalan) untuk kemajuan desa, demi masyarakat desa, bukan hanya untuk saya sendiri,” kata Holis.
Video yang viral ini memicu perhatian publik dan menjadi alasan Pemkab Garut mengambil langkah audit terhadap kepala desa guna memastikan transparansi penggunaan dana desa dan progres pembangunan.
Kades Panggalih Diduga Intimidasi Pedagang, Pemkab Garut Audit Desa
. (net)