Tridinews.com - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Nanik S Deyang, dibuat geram saat melakukan inspeksi mendadak ke dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Ponorogo. Pasalnya, dapur yang memproduksi makanan untuk anak-anak sekolah itu diketahui berada tepat di bawah kandang burung walet.
Inspeksi mendadak tersebut dilakukan pada Senin, 9 Februari 2026. Dalam kunjungannya, Nanik menilai lokasi dapur SPPG Banyudono sama sekali tidak layak untuk kegiatan produksi makanan, terlebih untuk konsumsi anak-anak penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Bagaimana bisa dapur untuk anak-anak berada di bawah kandang burung walet? Itu jelas tidak benar,” tegas Nanik, Sabtu (14/2/2026).
Ia menegaskan tidak akan mentolerir sedikit pun potensi risiko pencemaran makanan. Menurutnya, keselamatan dan kesehatan anak-anak harus menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program MBG.
“Keselamatan anak-anak ini harus dijaga. Tidak boleh ada kompromi,” ujarnya.
Menindaklanjuti temuan tersebut, BGN langsung menginstruksikan agar dapur SPPG dipindahkan ke lokasi yang lebih layak. Pengelola diberi waktu maksimal tiga bulan untuk melakukan relokasi. Jika instruksi tersebut tidak dipatuhi, BGN memastikan izin operasional SPPG akan dicabut.
“Kalau tidak dipindahkan, tentu akan ada tindakan,” kata Nanik.
Instruksi tegas ini disampaikan dalam rapat terbatas bersama jajaran BGN, Satgas MBG Kabupaten Ponorogo, serta pemerintah daerah setempat. Meski demikian, selama masa tenggat relokasi, dapur SPPG masih diperbolehkan beroperasi dengan pengawasan ketat dari pihak terkait.
BGN Murka, Dapur MBG di Ponorogo Tepat di Bawah Kandang Walet
. (net)