Tridinews.com - Hujan deras yang mengguyur wilayah hulu sejak petang membuat Sungai Citalahab kembali meluap di Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis. Akibatnya, tanggul sungai yang sebelumnya sempat jebol kembali roboh dan menyebabkan ratusan rumah warga terendam banjir.
Tanggul yang jebol berada di Dusun Kertajaya dengan lebar sekitar 18 meter dan tinggi enam meter. Sebelumnya, tanggul tersebut sudah mengalami kerusakan pada pekan lalu dan masih dalam penanganan sementara.
Kepala Pelaksana BPBD Ciamis, Ani Supiani, mengatakan banjir kali ini merupakan dampak lanjutan dari hujan berintensitas tinggi yang terjadi sejak 9 Februari.
“Kejadian ini merupakan dampak lanjutan dari hujan deras di wilayah hulu. Aliran sungai kembali meluap dan menjebol tanggul yang sedang ditangani sementara,” ujar Ani, Selasa (17/2/2026).
Banjir merendam dua desa terdampak, yakni Desa Bangunsari dan Desa Sukahurip. Di Dusun Kubangpari, Desa Bangunsari, sebanyak 260 rumah milik 282 kepala keluarga atau 831 jiwa terendam dengan ketinggian air mencapai satu meter. Sekitar 200 hektare lahan sawah juga ikut terendam.
Sementara di Desa Sukahurip, 34 rumah di Dusun Sambungjaya dan satu rumah di Dusun Kertajaya terdampak. Secara total, 135 rumah di desa tersebut terendam. Selain itu, jalan penghubung Bangunsari–Sukahurip sempat terganggu, lima hektare kolam dan kebun terdampak, serta sekitar 30 hektare sawah terancam gagal tanam.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sebanyak 164 warga dari Desa Bangunsari mengungsi ke Masjid Nurul Hak dan Diniyah Al Ma’arif. Saat ini kondisi air dilaporkan mulai surut.
BPBD Ciamis bersama TNI, Polri, Damkar, Tagana, aparat desa, dan relawan terus melakukan evakuasi serta pembersihan rumah warga. Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui bupati dan Dinas Sosial juga telah menyalurkan bantuan logistik darurat berupa sembako untuk para korban terdampak.
Sungai Citalahab Meluap, Ratusan Rumah di Ciamis Terendam
. (net)