Tridinews.com - Platform video milik YouTube sempat mengalami gangguan layanan secara global pada Selasa malam waktu Amerika Serikat atau Rabu pagi di Indonesia. Gangguan ini membuat banyak pengguna kesulitan membuka halaman utama serta menerima rekomendasi video seperti biasanya.
Berdasarkan pantauan layanan pelacak gangguan Downdetector, laporan masalah melonjak tajam dalam waktu singkat sebelum perlahan menurun sekitar satu jam kemudian. Pengguna dari berbagai negara melaporkan gejala serupa, menandakan gangguan terjadi secara luas, bukan hanya di satu wilayah.
Dalam pernyataan resminya di media sosial, tim TeamYouTube mengakui adanya kendala teknis yang memengaruhi sistem rekomendasi. Akibatnya, video tidak muncul normal di beranda maupun beberapa layanan lain seperti aplikasi musik dan versi anak-anak.
Meski begitu, pengguna masih bisa menonton video melalui daftar langganan atau riwayat tontonan. Hal ini membuat sebagian pengguna tetap bisa mengakses konten, walau pengalaman penggunaan terasa kurang nyaman karena fitur saran video belum bekerja optimal.
Gangguan ini juga menimbulkan banyak pertanyaan tentang seberapa besar peran algoritma rekomendasi dalam pengalaman menonton sehari-hari. Banyak pengguna baru menyadari bahwa halaman rekomendasi sebenarnya menjadi pintu utama mereka menemukan konten baru.
Hingga layanan mulai pulih, Google belum memberikan penjelasan teknis rinci terkait penyebab utama outage tersebut. Namun, kejadian ini kembali menunjukkan betapa layanan digital berskala global sangat bergantung pada sistem otomatis yang kompleks.
Bagi pengguna, kejadian seperti ini biasanya bersifat sementara. Setelah perbaikan sistem dilakukan, fitur rekomendasi dan beranda perlahan kembali normal, meski proses pemulihan bisa berbeda di tiap wilayah.
YouTube Sempat Gangguan Global, Rekomendasi Video Jadi Sorotan
. (net)