Tridinews.com - Seorang warga negara Selandia Baru berinisial ML yang sempat memprotes penggunaan pengeras suara di mushala kawasan Gili Trawangan, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), kini diperiksa pihak imigrasi. Dari hasil pemeriksaan awal, ML diketahui melebihi izin tinggal (overstay) atas visa kunjungannya.
Kepala Satreskrim Polres Lombok Utara, AKP I Komang Wilandra, mengatakan ML telah dibawa ke kantor imigrasi untuk pemeriksaan lebih lanjut terkait status izin tinggalnya.
“Yang bersangkutan sudah dibawa ke kantor imigrasi untuk pemeriksaan lebih lanjut dari izin tinggalnya yang overstay,” ujarnya, Minggu (22/2/2026).
Sempat Tolak Bertemu Petugas
Pemeriksaan dilakukan setelah aparat dari Subsektor Gili Indah Pos Gili Trawangan bersama Polsek Pemenang mendampingi petugas imigrasi ke lokasi. Saat didatangi, ML sempat menolak bertemu rombongan petugas. Namun setelah dilakukan pendekatan persuasif, ia bersedia menemui tim dengan syarat jumlah orang yang masuk dibatasi.
Kepada petugas, ML mengaku keberatan dengan suara pengeras mushala yang digunakan untuk tadarusan karena merasa terganggu saat beristirahat di malam hari. Petugas kemudian memberikan penjelasan bahwa tadarusan merupakan bagian dari ibadah rutin umat Muslim, terlebih pada bulan Ramadan, dan meminta yang bersangkutan untuk memahami aktivitas warga setempat.
Sempat Viral dan Ricuh
Insiden tersebut sempat viral di media sosial. Dalam rekaman yang beredar, ML terlihat mendatangi mushala dan terjadi ketegangan dengan warga pada Rabu malam (18/2). Mikrofon yang digunakan untuk tadarusan dilaporkan dirusak, dan sebuah ponsel milik warga yang merekam kejadian turut dirampas.
Saat pengurus dusun mendatangi ML untuk meminta pengembalian ponsel, ia disebut menolak dan sempat mengancam menggunakan senjata tajam jenis parang.
Diketahui, ML tinggal di Gili Trawangan di kediaman orang tuanya. Setelah kejadian tersebut, aparat kepolisian melakukan pengamanan di sekitar mushala dan vila tempat tinggalnya untuk mencegah eskalasi lebih lanjut.
Proses pemeriksaan imigrasi terhadap status overstay ML masih berlangsung.
Bule Protes Tadarusan di Gili Trawangan Ternyata Overstay
. (net)