Tridinews.com – Sekitar 80 siswa SMA Negeri 12 Kota Padang, Sumatera Barat, kini melaksanakan proses belajar mengajar di tenda darurat yang didirikan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), pascabencana banjir bandang yang melanda akhir November 2025.
Guru SMA Negeri 12, Irwan, mengatakan dua gedung sekolah rusak sehingga kelas dialihkan ke tenda darurat. Bahkan, ujian semester I sempat dilaksanakan di tenda sementara pada Desember 2025.
“Proses belajar di tenda tidak begitu efektif karena cuaca panas dan fasilitas seperti kipas angin, meja, dan kursi belum memadai,” ujar Irwan, Senin. Meskipun demikian, tingkat kehadiran siswa mencapai 95 persen di tenda darurat.
Dalam kunjungan kerja Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat, pihak sekolah berharap gedung rusak segera dibangun kembali. Pemerintah memprioritaskan revitalisasi sekolah rusak berat akibat banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada 2026.
80 Siswa SMA Padang Belajar di Tenda Darurat Pascabanjir
. (net)