Tridinews.com - AFC dan Komite Olimpiade Asia (OCA) resmi menyepakati aturan baru untuk cabang olahraga sepakbola di Asian Games 2026 Nagoya, Jepang. Kebijakan ini berdampak besar bagi Indonesia, karena Timnas dipastikan absen dari ajang tersebut.
Jika pada edisi-edisi sebelumnya setiap negara bebas mendaftarkan tim sepakbolanya di Asian Games, kini ketentuannya berubah total. Mulai Asian Games 2026, hanya negara-negara yang lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2026 yang berhak tampil di cabang sepakbola putra.
Masalahnya, Timnas Indonesia U-23 gagal melaju ke Piala Asia U-23 2026. Dengan demikian, Indonesia otomatis kehilangan tiket untuk tampil di cabang sepakbola Asian Games mendatang.
Ketentuan ini ditegaskan dalam pengumuman Federasi Sepakbola Singapura (FAS) pada 9 Februari 2026. Dalam pernyataannya disebutkan bahwa 16 negara peserta Piala Asia U-23 2026 di Arab Saudi akan langsung mengisi slot sepakbola putra Asian Games. Sementara itu, untuk sepakbola putri, hanya 12 negara peserta Piala Asia Putri 2026 di Australia yang berhak ambil bagian.
Aturan baru tersebut sekaligus memutus tradisi panjang Indonesia di Asian Games. Sejak edisi 2014, Timnas Indonesia selalu berpartisipasi di cabang sepakbola dan konsisten lolos dari fase grup. Namun, pencapaian terbaik Garuda selalu terhenti di babak 16 besar tanpa pernah menembus semifinal.
Asian Games 2014 bahkan meninggalkan catatan manis tersendiri bagi Indonesia. Saat itu, Ferdinand Sinaga tampil sebagai top skor cabang sepakbola dengan koleksi tujuh gol, sebuah prestasi individu yang hingga kini masih dikenang.
Dengan regulasi terbaru ini, Timnas Indonesia harus menelan kenyataan pahit: untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu dekade, Merah Putih tak akan tampil di cabang sepakbola Asian Games.
Aturan Baru Asian Games 2026 Gugurkan Timnas Indonesia
. (net)