Meta Uji Layanan Langganan Baru di IG, Facebook, dan WhatsApp

meta-uji-layanan-langganan-baru-di-ig-facebook-dan-whatsapp . (net)

Tridinews.com - Meta berencana menghadirkan skema layanan berlangganan baru yang memungkinkan pengguna menikmati fitur-fitur eksklusif di Instagram, Facebook, dan WhatsApp. Uji coba ini akan dilakukan dalam beberapa bulan ke depan dan ditujukan untuk memberi pengalaman premium tanpa menghilangkan fungsi inti aplikasi yang tetap bisa digunakan secara gratis.

Mengutip TechCrunch, Senin (26/1), Meta menyebut layanan berbayar tersebut akan mencakup fitur pendukung produktivitas dan kreativitas, serta akses kecerdasan buatan (AI) yang lebih luas. Melalui skema ini, pengguna diklaim akan memiliki kontrol lebih besar dalam berbagi konten dan berinteraksi.

Meta akan menguji berbagai model paket dan fitur langganan, dengan penawaran yang berbeda di tiap aplikasi. Artinya, fitur eksklusif di Instagram tidak akan sepenuhnya sama dengan yang tersedia di Facebook atau WhatsApp.

Salah satu fokus utama Meta adalah pemanfaatan Manus, agen AI yang baru diakuisisi dengan nilai transaksi sekitar 2 miliar dolar AS. Manus rencananya akan diintegrasikan ke berbagai produk Meta, termasuk untuk mendukung layanan berlangganan, baik bagi pengguna umum maupun kalangan bisnis.

Indikasi pengembangan ini terlihat dari bocoran peneliti aplikasi Alessandro Paluzzi, yang membagikan tangkapan layar adanya pintasan Manus AI di Instagram. Paluzzi dikenal kerap menemukan fitur yang masih dalam tahap pengembangan sebelum dirilis resmi.

Selain Manus, Meta juga akan menguji layanan berlangganan untuk fitur AI lain, seperti Vibes. Fitur video pendek berbasis AI ini sebelumnya tersedia gratis, namun ke depan akan menggunakan model freemium, di mana pengguna gratis tetap bisa mengakses, sementara pelanggan berbayar mendapat kuota pembuatan video tambahan setiap bulan.

Untuk Instagram, layanan langganan disebut akan memungkinkan pengguna membuat daftar audiens tanpa batas, melihat akun yang tidak mengikuti balik, hingga menonton Story tanpa terdeteksi pemilik unggahan. Sementara itu, detail fitur berbayar di Facebook dan WhatsApp masih belum diungkap secara rinci.

Meta menegaskan skema langganan baru ini terpisah dari layanan Meta Verified. Perusahaan akan memanfaatkan pengalaman dari Meta Verified untuk mengembangkan bisnis langganan yang lebih luas, menyasar pengguna umum, kreator, dan pelaku usaha.

Langkah ini dinilai sebagai upaya Meta membuka sumber pendapatan baru di tengah tren layanan berlangganan media sosial. Namun, dengan banyaknya kompetitor di pasar, Meta dituntut menghadirkan fitur yang benar-benar menarik agar pengguna bersedia membayar. Meta pun menyatakan akan terus mendengarkan masukan komunitas selama proses uji coba berlangsung.

Editor: redaktur

Komentar