BGN: Program Makan Bergizi Gratis Hanya Penuhi Sepertiga Gizi

bgn-program-makan-bergizi-gratis-hanya-penuhi-sepertiga-gizi . (net)

Tridinews.com - Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak dirancang untuk memenuhi seluruh kebutuhan gizi harian penerima manfaat.

Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, mengatakan program tersebut hanya ditujukan untuk memenuhi sekitar sepertiga kebutuhan gizi harian.

“Perlu dipahami bahwa MBG memang tidak dirancang untuk memenuhi seluruh kebutuhan gizi harian. Program ini didesain untuk memenuhi sekitar sepertiga dari kebutuhan gizi harian penerima manfaat,” ujar Nanik di Jakarta, Senin.

Pernyataan tersebut disampaikan untuk menanggapi narasi yang beredar di masyarakat dan media sosial yang menyebutkan bahwa menu dalam program MBG tidak memenuhi standar gizi yang dibutuhkan.

Menu disusun sesuai kebutuhan gizi

Nanik menjelaskan bahwa komposisi menu MBG telah disusun dengan mempertimbangkan berbagai unsur gizi penting, seperti energi, protein, karbohidrat, serta mikronutrien yang dibutuhkan oleh kelompok penerima manfaat.

Menurutnya, selain memenuhi sebagian kebutuhan gizi harian, program ini juga bertujuan membangun kebiasaan makan sehat dan bergizi sejak dini bagi generasi masa depan Indonesia.

Panduan teknis tersedia terbuka

BGN juga memastikan bahwa pelaksanaan program MBG dilengkapi dengan panduan teknis yang jelas dan terstruktur. Hal ini sekaligus menjawab pertanyaan yang muncul di media sosial mengenai prosedur teknis pelaksanaan program tersebut.

Nanik mengatakan seluruh petunjuk teknis atau juknis pelaksanaan MBG telah tersedia dan dapat diakses secara terbuka oleh masyarakat.

Dokumen tersebut telah diunggah melalui situs resmi BGN sehingga dapat dipelajari baik oleh masyarakat umum maupun mitra pelaksana program.

Atur standar layanan hingga keamanan pangan

Lebih lanjut, Nanik menjelaskan bahwa juknis tersebut mencakup berbagai aspek operasional, mulai dari standar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), proses pengolahan makanan, keamanan pangan, hingga komposisi gizi dalam setiap menu yang disajikan.

Dengan keterbukaan informasi tersebut, BGN berharap diskusi publik mengenai Program Makan Bergizi Gratis dapat berlangsung secara konstruktif dan berbasis data serta dokumen resmi.

Editor: redaktur

Komentar