Tridinews.com - Platform media sosial X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, bersiap meluncurkan aplikasi pesan terbarunya bernama XChat. Aplikasi ini langsung mencuri perhatian karena digadang-gadang menjadi pesaing serius WhatsApp.
Peluncuran XChat tak lama setelah pemilik X, Elon Musk, melontarkan kritik terhadap WhatsApp, khususnya soal klaim keamanan dan privasi.
Saat ini, XChat sudah bisa ditemukan di App Store untuk perangkat iPhone dan iPad. Pengguna bahkan dapat melakukan pre-order sebelum resmi dirilis pada 17 April 2026.
Dari DM X ke Aplikasi Mandiri
Ide awal XChat sebenarnya berasal dari rencana pengembangan fitur direct message (DM) di X yang sudah diungkap Musk sejak pertengahan 2025.
Namun, alih-alih sekadar pembaruan fitur, kini XChat hadir sebagai aplikasi terpisah dengan kemampuan yang jauh lebih lengkap.
Fitur Lengkap ala Aplikasi Chat Modern
XChat menawarkan berbagai fitur yang sudah familiar bagi pengguna aplikasi pesan instan, di antaranya:
- Enkripsi end-to-end untuk keamanan pesan
- Chat teks, panggilan suara, dan video
- Pengiriman dokumen
- Grup hingga 481 anggota
- Edit dan hapus pesan untuk semua pengguna
- Pesan otomatis hilang (disappearing messages)
- Fitur blokir screenshot
Menariknya, X juga mengklaim XChat tidak akan menampilkan iklan dan tidak melacak aktivitas pengguna—sebuah pendekatan yang berbeda dari banyak aplikasi lain.
Sentilan ke WhatsApp
Peluncuran XChat tidak bisa dilepaskan dari “perang narasi” antara Elon Musk dan WhatsApp. Musk sebelumnya menuding WhatsApp tidak sepenuhnya transparan soal enkripsi.
Namun, pihak WhatsApp langsung membantah tuduhan tersebut dan menyebutnya tidak berdasar.
Masih Terbatas
Meski sudah mulai diperkenalkan, XChat saat ini baru tersedia untuk pengguna iPhone dan iPad. Belum ada kepastian kapan versi Android akan dirilis.
Selain itu, aplikasi ini hanya bisa digunakan oleh mereka yang memiliki akun X, sehingga ekosistemnya masih bergantung pada platform induknya.
XChat, Aplikasi Chat Baru Elon Musk Siap Saingi WhatsApp
. (net)