Mbappe Ucapkan Perpisahan untuk Xabi Alonso Usai Dipecat Madrid

mbappe-ucapkan-perpisahan-untuk-xabi-alonso-usai-dipecat-madrid . (net)

Tribunnews.com – Kylian Mbappe memberikan ucapan perpisahan kepada Xabi Alonso setelah pelatih asal Spanyol itu dipecat dari kursi pelatih kepala Real Madrid, Selasa (13/1/2026).

Manajemen Madrid sepakat mengakhiri kontrak Alonso lebih cepat, meski kontraknya sejatinya berlaku hingga Juni 2028. Pemecatan dilakukan karena Alonso gagal memenuhi target performa, termasuk kekalahan 2-3 dari Barcelona di final Piala Super Spanyol, Senin (12/1/2026).

“Real Madrid mengumumkan, berdasarkan kesepakatan bersama antara klub dan Xabi Alonso, telah diputuskan untuk mengakhiri masa baktinya sebagai pelatih tim utama,” tulis Madrid di Instagram. Klub juga menekankan bahwa Alonso akan selalu menjadi bagian dari sejarah dan keluarga Real Madrid.

Ucapan Mbappe

Mbappe, yang menjadi andalan Alonso selama menjabat, mencatatkan 28 penampilan, 30 gol, dan lima assist di seluruh kompetisi bersama pelatih 44 tahun itu. Catatan assist tersebut dicapai dalam jumlah pertandingan lebih sedikit dibandingkan saat Mbappe bermain di bawah Carlo Ancelotti, sehingga menunjukkan efektivitasnya bersama Alonso.

Melalui Instagram Stories, Mbappe menulis:

"Waktunya memang singkat, namun merupakan sebuah kehormatan bisa bermain untuk Anda dan belajar dari Anda. Terima kasih telah memberikan saya kepercayaan sejak hari pertama. Saya akan mengingat Anda sebagai manajer yang memiliki ide-ide jelas dan sangat memahami sepak bola. Semoga sukses untuk babak selanjutnya dalam hidup Anda."

Pengganti Xabi Alonso

Real Madrid menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai pelatih sementara. Arbeloa merupakan mantan pemain Real Madrid dan Timnas Spanyol yang sebelumnya menukangi tim junior Madrid sejak 2020. Ia sukses meraih berbagai prestasi bersama tim U14, U16, dan U19, termasuk treble Liga, Copa del Rey, dan Champions Cup musim 2022–2023, serta Liga Spanyol U19 pada musim 2024/25.

Dengan promosi ini, Arbeloa diharapkan mampu menstabilkan performa Los Blancos setelah periode penuh gejolak di bawah Alonso.

Editor: redaktur

Komentar