Tribunnews.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Senin (12/1/2025), mengisyaratkan kemungkinan serangan militer AS ke Iran di tengah demonstrasi massal yang berlangsung lebih dari dua minggu di negara tersebut. Trump mengaku pejabat Iran telah menghubunginya untuk bernegosiasi, tetapi ia menekankan AS kemungkinan akan bertindak lebih dahulu sebelum pertemuan terjadi.
“Para pemimpin Iran menelepon kemarin. Pertemuan sedang direncanakan… Mereka ingin bernegosiasi, tetapi kami mungkin harus bertindak sebelum pertemuan dapat berlangsung,” ujar Trump di atas pesawat Air Force One, dikutip dari Khaberni.
Trump menambahkan, pemerintahannya juga berkomunikasi dengan para pemimpin oposisi Iran dan tengah membahas penyediaan akses internet bagi warga Iran bersama miliarder Elon Musk, pemilik Starlink. Ia menegaskan bahwa AS sedang mempertimbangkan berbagai opsi tanggapan, termasuk kemungkinan opsi militer.
Seorang pejabat Gedung Putih mengonfirmasi Trump diberi pengarahan tentang opsi serangan militer, termasuk serangan terhadap situs sipil dan militer, serta tindakan siber dan sanksi tambahan. Namun, keputusan akhir kemungkinan belum akan diambil pada pertemuan yang dijadwalkan Selasa (13/1/2026).
Langkah ini memicu keraguan di kalangan anggota Kongres AS. Senator Rand Paul (Partai Republik) dan Mark Warner (Partai Demokrat) menilai serangan militer bisa menyatukan rakyat Iran melawan AS, bukannya melemahkan rezim.
Dalam konteks ini, Israel, sekutu utama AS, dilaporkan berada dalam siaga militer tinggi untuk mengantisipasi intervensi Amerika. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menegaskan Israel memantau situasi dan mendukung rakyat Iran melawan yang disebutnya tirani, namun intervensi akan dilakukan koordinasi dengan Washington.
Uni Eropa juga menyiapkan sanksi baru terhadap pejabat Iran terkait kekerasan terhadap demonstran, sementara PBB menyerukan pengekangan maksimal. Iran sendiri menegaskan akan membalas setiap serangan AS dan menuding adanya intervensi Amerika dan Israel yang memicu kerusuhan.
Trump Isyaratkan Serangan AS ke Iran, Israel Siaga Tinggi
. (net)