Media Honduras Bongkar Alasan John Herdman Tertarik Latih Indonesia

media-honduras-bongkar-alasan-john-herdman-tertarik-latih-indonesia . (net)

Tridinews.com - Nama John Herdman kini menjadi perbincangan hangat, bukan hanya di Indonesia, tetapi juga di kancah internasional. Pelatih asal Inggris itu disebut semakin dekat untuk menukangi Timnas Indonesia setelah dikabarkan mencapai kesepakatan awal dengan PSSI untuk memulai siklus baru skuad Garuda.

Rumor bergabungnya Herdman ternyata ikut menyita perhatian media Amerika Tengah. Media Honduras, Once Noticias, bahkan mengulas secara khusus alasan di balik keputusan Herdman yang disebut lebih memilih Indonesia ketimbang Honduras.

Dalam laporannya, Once Noticias menilai faktor finansial menjadi salah satu alasan utama. PSSI dianggap mampu menyodorkan penawaran yang jauh lebih menarik dibanding federasi lain yang juga berminat menggunakan jasa pelatih berusia 50 tahun tersebut.

“TIDAK lagi untuk Honduras! John Herdman menolak Honduras dan tergoda jutaan dolar dari tim eksotis,” tulis Once Noticias, Selasa (23/12/2025).

Sebelumnya, Herdman memang menjadi incaran serius Federasi Sepak Bola Honduras (FFH). Reputasinya yang sukses membawa Kanada tampil di Piala Dunia 2022 membuat namanya masuk daftar teratas calon pelatih Honduras.

FFH Dinilai Terlalu Lamban

Namun, media Honduras menilai FFH kehilangan momentum akibat lambannya pengambilan keputusan. Setelah ditinggal Reinaldo Rueda, FFH disebut lebih fokus mencari direktur olahraga ketimbang segera menunjuk pelatih kepala.

“Federasi Sepak Bola Honduras terus bermain aman. Mereka ingin merekrut direktur olahraga terlebih dahulu, sementara pelatih-pelatih top satu per satu lolos dari genggaman,” tulis Once Noticias.

John Herdman disebut sebagai sosok yang paling diharapkan publik Honduras. Namun, harapan itu pupus setelah sang pelatih mengambil keputusan final.

“John Herdman, warga Inggris dan salah satu nama yang paling dinantikan penggemar Honduras, telah membuat keputusan akhir: Honduras bukan bagian dari rencananya,” lanjut laporan tersebut.

FFH bahkan disebut kehilangan peluang mendatangkan pelatih lain, Juan Carlos Osorio, karena proses birokrasi yang berlarut-larut.

“Sementara Juan Carlos Osorio dan kini John Herdman menyelesaikan kesepakatan di tempat lain, posisi pelatih tim nasional Honduras tetap kosong,” tulis media tersebut.

Kontrak Panjang dan Nilai Fantastis

Once Noticias mengungkap bahwa PSSI dan Herdman telah menggelar pertemuan intensif untuk membahas detail kontrak. Nilai gaji yang ditawarkan disebut mencapai ribuan dolar per bulan, dengan durasi kerja yang cukup panjang.

“Menurut laporan internasional, Herdman telah menyelesaikan kesepakatan untuk menjadi manajer baru tim nasional Indonesia untuk siklus 2026–2030,” tulis Once Noticias.

Kontrak empat tahun itu dinilai menjadi daya tarik besar. Dengan kalkulasi nilai total kontrak, media Honduras menyebut wajar jika PSSI berani menggelontorkan dana besar demi mendapatkan jasa Herdman.

“Hanya dua pertemuan dengan presiden federasi mereka sudah cukup untuk meyakinkan pelatih Inggris itu dengan kontrak bernilai ribuan dolar per bulan,” lanjutnya.

Sebaliknya, nominal tersebut dianggap sulit direalisasikan oleh FFH.

“Angka seperti itu di Honduras tampaknya tidak mungkin dicapai. Atau setidaknya, FFH tidak berani mengajukannya tepat waktu,” tegas Once Noticias.

Rekam Jejak dengan Kanada Jadi Magnet

Selain faktor finansial, rekam jejak Herdman bersama Timnas Kanada juga menjadi nilai jual utama. Ia sukses membawa Kanada tampil di Piala Dunia 2022, prestasi yang membuat namanya diperhitungkan di level global.

Media Honduras menilai pendekatan PSSI jauh lebih agresif dan serius dibanding Honduras.

“Indonesia tidak main-main,” tulis Once Noticias. “Pendekatan mereka cepat, tegas, dan disertai tawaran yang konkret.”

Jika resmi diumumkan, John Herdman akan memulai babak baru dalam karier kepelatihannya bersama Timnas Indonesia. Bagi PSSI, langkah ini menjadi sinyal kuat ambisi besar membawa sepak bola Indonesia naik kelas di level internasional.

Editor: redaktur

Komentar