Pesawat Smart Air Diserang di Boven Digoel, Pilot dan Kopilot Tewas

pesawat-smart-air-diserang-di-boven-digoel-pilot-dan-kopilot-tewas Dok. Polres Boven Digoel. (net)

Tridinews.com - Sebuah pesawat perintis milik PT Smart Air Aviation menjadi sasaran serangan kelompok bersenjata sesaat setelah mendarat di Lapangan Terbang Korowai Batu, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu (11/2/2026).

Dalam peristiwa tersebut, pilot dan kopilot pesawat dilaporkan meninggal dunia, sementara 13 penumpang selamat dan berhasil menyelamatkan diri.

Kepala Polres Boven Digoel AKBP Wisnu Perdana Putra membenarkan adanya penyerangan terhadap pesawat bernomor registrasi PK-SNR yang terbang dari Tanah Merah. Informasi awal diterima polisi sekitar pukul 13.00 WIT, ketika jenazah pilot dan kopilot ditemukan di sekitar area lapangan terbang.

Menurut Wisnu, pesawat mendarat sekitar pukul 11.00 WIT. Tak lama setelah mendarat, pesawat tiba-tiba ditembaki oleh kelompok bersenjata. Dalam situasi panik, awak pesawat dan para penumpang berusaha menyelamatkan diri dengan melarikan diri ke arah hutan.

Namun, pilot dan kopilot diduga menjadi sasaran utama. Keduanya disebut dikejar, ditangkap, lalu dibawa kembali ke area lapangan terbang. Sekitar dua jam kemudian, keduanya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Sementara itu, seluruh penumpang yang merupakan warga lokal dilaporkan selamat dan tidak mengalami kekerasan fisik. Hingga kini, pesawat masih berada di landasan pacu dan aparat keamanan terus melakukan koordinasi untuk proses evakuasi serta pengamanan lokasi.

Peristiwa ini kembali menyoroti tingginya risiko penerbangan perintis di wilayah pedalaman Papua. Di daerah terpencil, pesawat kecil menjadi satu-satunya sarana transportasi bagi masyarakat, baik untuk mobilitas warga maupun distribusi logistik dan kebutuhan pokok.

Editor: redaktur

Komentar