Kapolda Jabar Ajak Ojol Jaga Kondusivitas Jelang Ramadan

kapolda-jabar-ajak-ojol-jaga-kondusivitas-jelang-ramadan . (net)

Tridinews.com - Aktivitas masyarakat di Jawa Barat diperkirakan meningkat menjelang bulan Ramadan. Seiring dengan itu, potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta kepadatan lalu lintas juga diprediksi ikut naik. Menyikapi kondisi tersebut, Kapolda Jabar Rudi Setiawan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengajak ribuan pengemudi ojek online (ojol) di Jawa Barat memperkuat komitmen keselamatan berlalu lintas. Rudi menegaskan, keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas di jalan raya.

“Tidak ada orderan yang lebih penting daripada keselamatan jiwa. Pulang ke rumah dengan selamat dan bertemu keluarga dalam keadaan utuh itu yang paling utama,” ujar Rudi, Sabtu (14/2/2026).

Ia mengingatkan para pengemudi ojol agar selalu tertib, santun, tidak ugal-ugalan, serta tidak mudah terprovokasi meski berasal dari komunitas maupun serikat yang berbeda-beda.

“Jadilah contoh. Kalau ojol tertib, masyarakat akan ikut tertib. Kalau ojol santun, masyarakat merasa aman. Dan ketika ojol peduli, Jawa Barat akan semakin kuat,” tuturnya.

Di Bandung, Kapolda Jabar mengumpulkan para pengemudi ojol dalam kegiatan bertajuk Ngariung Aman yang digelar di Pos Polisi Buahbatu. Dalam kesempatan itu, Rudi juga meresmikan Bengkel Ojol dan Warung Ojol sebagai fasilitas pendukung bagi para pengemudi.

Menurut Rudi, Bengkel Ojol bukan hanya tempat servis kendaraan, tetapi juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum, khususnya pengendara roda dua yang mengalami kendala di jalan.

“Bengkel ini diharapkan bisa membantu keluarga besar ojol sekaligus masyarakat yang membutuhkan pertolongan saat kendaraannya bermasalah,” jelasnya.

Lebih jauh, Rudi menekankan bahwa pertemuan tersebut bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan upaya memperkuat semangat kebersamaan atau sauyunan jaga lembur—bersama-sama menjaga kampung dan lingkungan.

Ia menilai para pengemudi ojol memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan lingkungan. Setiap hari, mereka beraktivitas di jalan, bertemu berbagai lapisan masyarakat, bahkan menjangkau hingga ke gang-gang kecil.

“Rekan-rekan ojol bukan hanya pengantar penumpang dan barang, tetapi juga mata dan telinga di lapangan. Peran ojol dalam menjaga kamtibmas sangat strategis,” pungkasnya.

Editor: redaktur

Komentar