Tridinews.com - Persija Jakarta sukses membawa pulang tiga poin penting usai menaklukkan Persijap Jepara dengan skor 2-0 pada pekan ke-31 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Senin.
Kemenangan ini membuat Macan Kemayoran tetap menjaga peluang dalam persaingan papan atas klasemen. Tim asuhan Mauricio Souza kini mengoleksi 65 poin dan kokoh di peringkat ketiga, hanya terpaut tujuh angka dari pemuncak klasemen, Persib Bandung.
Dua gol kemenangan Persija dicetak Rayhan Hannan pada menit ke-64 dan Gustavo Almeida pada masa injury time.
Sejak peluit awal dibunyikan, Persija langsung tampil menekan meski bermain sebagai tim tamu. Mereka mengambil inisiatif serangan dan mencoba membongkar pertahanan Persijap yang tampil cukup disiplin.
Peluang emas pertama hadir pada menit ke-15 lewat skema bola mati. Tendangan bebas Fabio Calonego dari sisi kiri lapangan mengarah ke gawang, namun masih mampu diamankan oleh kiper Persijap, Sendri Johansyah.
Tuan rumah tidak tinggal diam. Persijap mulai memberikan respons pada menit ke-27 melalui Jose Luis Espinosa atau yang akrab disapa Tiri. Ia menyambut umpan lambung dari situasi bola mati, tetapi sundulannya belum sempurna dan gagal mengarah tepat ke sasaran.
Pertandingan berlangsung cukup ketat sepanjang babak pertama. Kedua tim saling bertukar serangan, tetapi belum ada gol yang tercipta hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan meningkat. Persijap hampir saja membuka keunggulan pada menit ke-63 setelah Shayne Pattynama melakukan kesalahan di lini belakang.
Bola berhasil direbut pemain tuan rumah yang kemudian mengirim umpan silang ke kotak penalti. Andritany Ardhiyasa sempat melakukan penyelamatan pertama, tetapi bola liar langsung disambar Abdallah Sudi.
Beruntung bagi Persija, barisan pertahanan mereka bergerak cepat dan berhasil memblok tembakan tersebut.
Kegagalan Persijap memanfaatkan peluang itu langsung dibayar mahal. Hanya berselang satu menit, Persija justru berhasil memecah kebuntuan.
Rayhan Hannan melepaskan tendangan keras dari dalam kotak penalti usai memanfaatkan bola rebound. Sepakannya tak mampu dibendung Sendri Johansyah dan membawa Persija unggul 1-0 pada menit ke-64.
Setelah tertinggal, Persijap berusaha meningkatkan tekanan untuk mencari gol penyeimbang. Namun Persija tetap mampu menjaga organisasi permainan dan tampil cukup tenang menghadapi tekanan tuan rumah.
Menjelang akhir laga, Persija mendapat cobaan ketika kapten sekaligus penjaga gawang utama mereka, Andritany Ardhiyasa, mengalami cedera pada menit ke-87 usai benturan keras di area penalti.
Andritany tidak bisa melanjutkan pertandingan dan harus ditarik keluar. Posisinya digantikan oleh Cyrus Margono.
Saat Persijap terus menyerang demi menyamakan kedudukan, Persija justru berhasil menambah gol lewat skema serangan balik cepat di penghujung laga.
Pada menit ke-90+8, Gustavo Almeida menunjukkan ketenangannya. Striker andalan Persija itu berhasil melewati kiper Sendri Johansyah sebelum menceploskan bola ke gawang yang sudah kosong.
Gol tersebut memastikan kemenangan 2-0 bagi Persija sekaligus menutup pertandingan dengan hasil sempurna untuk tim tamu.
Tambahan tiga poin ini menjadi modal penting bagi Persija jelang laga besar berikutnya, yakni duel El Clasico melawan rival abadi mereka, Persib Bandung, yang dijadwalkan berlangsung pada 10 Mei 2026.
Laga tersebut dipastikan menjadi penentu penting dalam persaingan papan atas Super League musim ini.