Trump Tunda Serangan ke Iran 10 Hari, Klaim Dialog Positif

trump-tunda-serangan-ke-iran-10-hari-klaim-dialog-positif . (net)

Trump Tunda Serangan ke Iran 10 Hari, Klaim Dialog Positif

Tridinews.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan akan menangguhkan rencana serangan terhadap fasilitas energi Iran selama 10 hari. Keputusan ini diambil di tengah klaim bahwa komunikasi antara kedua pihak menunjukkan perkembangan positif.

Melalui platform Truth Social, Trump menyebut penundaan tersebut berlaku hingga 6 April 2026. Ia mengaku langkah itu diambil atas permintaan pemerintah Iran, sekaligus memberi ruang bagi proses diplomasi yang disebutnya “berjalan sangat baik”.

Meski demikian, Trump juga menyinggung adanya perbedaan narasi dengan media, yang menurutnya tidak sepenuhnya menggambarkan kondisi sebenarnya di lapangan.

Di sisi lain, jalur komunikasi antara Washington dan Teheran disebut berlangsung secara tidak langsung. Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Pakistan, Mohammad Ishaq Dar, mengungkapkan bahwa pertukaran pesan dilakukan melalui perantara, termasuk negaranya.

Hal ini sejalan dengan pernyataan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, yang menyebut adanya pertukaran pesan dalam beberapa hari terakhir. Namun, ia menegaskan bahwa tidak ada pembicaraan langsung sejak serangan besar-besaran AS dan Israel ke Iran pada akhir Februari.

Sebelumnya, Trump sempat mengultimatum Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz dalam waktu 48 jam, dengan ancaman serangan terhadap infrastruktur energi jika tuntutan tidak dipenuhi. Iran pun merespons dengan peringatan akan melakukan serangan balasan di kawasan jika diserang.

Penundaan selama 10 hari ini menjadi kelanjutan dari kebijakan sebelumnya, di mana Trump juga sempat menunda serangan selama lima hari setelah mengklaim adanya pembicaraan “produktif”—yang kembali dibantah oleh pihak Iran.

Situasi ini menunjukkan bahwa meskipun retorika kedua negara masih keras, peluang diplomasi tetap terbuka di tengah konflik yang belum mereda.

Editor: redaktur

Komentar