Persib Libur Sepekan Saat Lebaran, Hodak Fokus Pemulihan Pemain

persib-libur-sepekan-saat-lebaran-hodak-fokus-pemulihan-pemain . (net)

Tridinews.com - Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak memberikan jatah libur selama satu pekan kepada para pemainnya bertepatan dengan momen Idul Fitri 1447 H serta jeda kompetisi dan agenda FIFA Series akhir Maret 2026.

Para pemain mulai diliburkan usai menjalani laga tunda melawan Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (15/3), yang berakhir imbang 1-1. Tim dijadwalkan kembali berkumpul dan menjalani latihan pada 25 Maret mendatang.

Fokus Pemulihan Fisik dan Mental

Hodak menjelaskan bahwa keputusan meliburkan pemain diambil untuk menjaga kondisi fisik dan mental skuad setelah menjalani jadwal padat sepanjang musim.

Menurut pelatih asal Kroasia tersebut, keikutsertaan Persib di AFC Champions League Two turut menambah beban pertandingan yang harus dijalani para pemain.

“Kami memberikan libur selama satu pekan karena liga sedang memasuki masa jeda dan pemain juga butuh rehat,” ujar Hodak.

Ia menegaskan bahwa kelelahan menjadi faktor utama di balik kebijakan tersebut, sehingga pemain membutuhkan waktu untuk pemulihan optimal.

Persib Puncaki Klasemen

Saat ini, Persib Bandung masih memimpin klasemen sementara Liga 1 Indonesia dengan raihan 58 poin.

Tim berjuluk Maung Bandung itu unggul empat poin dari Borneo FC di posisi kedua dan enam poin dari Persija Jakarta di peringkat ketiga.

Bidik Fase Akhir Musim

Hodak berharap masa libur ini dapat dimanfaatkan para pemain untuk mengembalikan kondisi terbaik sebelum memasuki fase krusial akhir musim.

Persib masih menyisakan sembilan pertandingan, dengan laga terdekat dijadwalkan pada 5 April mendatang saat menghadapi Semen Padang FC.

“Pemain saat ini merasa sangat kelelahan. Jadi mereka perlu waktu untuk libur, mengembalikan kondisi mental dan fisik. Ketika kembali, mereka siap menghadapi periode akhir liga,” kata Hodak.

Persib kini berpeluang besar mencatatkan “hattrick” gelar juara jika mampu menjaga konsistensi hingga akhir musim.

Editor: redaktur

Komentar