Tridinews.com – Manchester United resmi memecat Ruben Amorim dari jabatannya sebagai pelatih kepala pada Senin, 5 Januari 2026. Keputusan tegas itu diambil setelah pelatih asal Portugal tersebut terlibat konflik serius dengan Direktur Sepak Bola MU, Jason Wilcox, dalam sebuah pertemuan internal klub.
Mengutip laporan ESPN, keretakan hubungan Amorim dan Wilcox memuncak dalam rapat yang digelar pada Jumat lalu. Dalam pertemuan tersebut, Amorim disebut tidak senang ketika pembahasan beralih pada sistem 3-4-3 yang menjadi favoritnya serta potensi perubahan gaya bermain tim.
Usai rapat yang berlangsung panas itu, Amorim langsung menghadiri konferensi pers dengan suasana tegang di hadapan wartawan, sebelum meninggalkan tempat latihan Carrington. Ia juga membatalkan wawancara siaran yang sudah dijadwalkan dengan alasan pribadi. Posisi Amorim saat itu digantikan oleh bek Lisandro Martinez untuk menghadapi media.
Sumber internal menyebutkan, Wilcox sebenarnya ingin pertemuan tersebut fokus pada evaluasi hasil imbang 1-1 melawan Wolves tiga hari sebelumnya. Dalam laga kandang tersebut, Manchester United sempat unggul lebih dulu lewat gol Joshua Zirkzee pada menit ke-27, namun kebobolan menjelang akhir babak pertama. Skor 1-1 bertahan hingga pertandingan usai.
Namun, alih-alih berjalan konstruktif, Amorim merespons masukan dari manajemen dengan emosi tinggi. Petinggi klub menilai sikap tersebut sebagai sinyal kuat bahwa hubungan kerja antara Amorim dan Wilcox telah memburuk.
Situasi semakin panas setelah konferensi pers pascalaga imbang 1-1 melawan Leeds United pada Minggu. Dalam kesempatan itu, Amorim secara terbuka menuntut kewenangan lebih besar dalam pengelolaan tim. Ia menegaskan dirinya adalah “manajer, bukan sekadar pelatih”, serta meminta Wilcox untuk fokus pada tugasnya sendiri. Pernyataan tersebut dinilai telah melewati batas oleh manajemen klub.
Tak lama berselang, Manchester United mengambil keputusan untuk mengakhiri kerja sama dengan Amorim. Pengumuman resmi disampaikan melalui laman klub pada Senin.
“Ruben Amorim tidak lagi menjadi pelatih kepala Manchester United,” demikian pernyataan resmi klub.
Manajemen MU menjelaskan bahwa dengan posisi tim saat ini berada di peringkat keenam Liga Inggris, perubahan dianggap perlu dilakukan demi menjaga peluang finis di posisi terbaik.
“Ini akan memberi tim kesempatan terbaik untuk finis di posisi tertinggi di Liga Premier. Klub mengucapkan terima kasih atas kontribusi Ruben dan mendoakan yang terbaik untuk masa depannya,” tulis pihak klub.
Untuk sementara, Manchester United menunjuk Darren Fletcher, yang saat ini melatih tim U-18, sebagai pelatih interim. Fletcher akan memimpin Setan Merah saat menghadapi Burnley pada lanjutan pekan ke-21 Liga Inggris, Kamis dini hari WIB, 8 Januari 2026.
Ruben Amorim sendiri ditunjuk sebagai pelatih Manchester United pada November 2024 untuk menggantikan Erik ten Hag. Selama menangani MU, ia memimpin 63 pertandingan di semua kompetisi dengan rasio kemenangan 38,1 persen. Amorim juga sempat membawa MU lolos ke final Liga Europa musim lalu, sebelum takluk dari Tottenham Hotspur.
Saat ini, Manchester United berada di peringkat keenam klasemen sementara Liga Inggris dengan koleksi 31 poin dari 20 pertandingan, tertinggal tiga poin dari Liverpool yang menempati posisi keempat.
Ruben Amorim Dipecat MU Usai Konflik dengan Direktur MU
. (net)