Tridinews.com - Pemerintah Iran dikabarkan tengah membahas kemungkinan keluar dari Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT), di tengah meningkatnya ketegangan konflik dengan Amerika Serikat dan Israel.
Laporan dari Tasnim News Agency menyebutkan bahwa pembahasan ini dilakukan secara mendesak oleh berbagai lembaga negara di Teheran, termasuk parlemen. Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari upaya mempertahankan hak nuklir Iran.
Salah satu anggota parlemen Teheran, Malek Shariati, mengungkapkan bahwa terdapat tiga fokus utama dalam “rencana darurat” tersebut. Pertama, kemungkinan keluar dari NPT. Kedua, pencabutan undang-undang terkait implementasi kesepakatan nuklir Iran tahun 2014. Ketiga, mendorong kerja sama internasional baru dengan negara-negara yang sejalan.
Kerja sama itu mencakup blok seperti BRICS—yang beranggotakan Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan—serta kelompok regional lain seperti Shanghai Cooperation Organization.
Dipicu eskalasi konflik
Wacana penarikan dari NPT ini muncul di tengah situasi keamanan yang memanas sejak serangan udara oleh Amerika Serikat dan Israel ke Iran pada 28 Februari lalu. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan lebih dari 1.300 orang, termasuk pemimpin tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.
Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan drone dan rudal ke berbagai target, termasuk wilayah Israel serta pangkalan militer AS di Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk.
Serangan balasan tersebut tidak hanya menimbulkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur, tetapi juga berdampak pada stabilitas ekonomi global, termasuk gangguan pada jalur penerbangan dan pasar energi.
Dampak global yang besar
Jika Iran benar-benar keluar dari NPT, langkah itu berpotensi memicu kekhawatiran besar di tingkat internasional. NPT selama ini menjadi pilar utama dalam upaya mencegah penyebaran senjata nuklir di dunia.
Keputusan tersebut juga bisa memperburuk ketegangan geopolitik dan meningkatkan risiko perlombaan senjata di kawasan Timur Tengah.
Sejauh ini, belum ada keputusan final dari pemerintah Iran. Namun, sinyal yang muncul menunjukkan bahwa situasi konflik yang terus memanas mulai mendorong Teheran mempertimbangkan langkah-langkah strategis yang lebih drastis.
Iran Pertimbangkan Keluar dari Perjanjian Nuklir NPT
. (net)