Tridinews.com - WhatsApp resmi menghadirkan fitur baru bernama Incognito Chat with Meta AI yang memungkinkan pengguna berinteraksi dengan kecerdasan buatan secara lebih privat.
Fitur tersebut diumumkan langsung oleh Mark Zuckerberg melalui akun Threads miliknya pada Rabu (13/5).
Dalam unggahannya, Zuckerberg menjelaskan Incognito Chat menjadi cara baru untuk berkomunikasi dengan AI tanpa perlu khawatir percakapan tersimpan atau dapat diakses pihak lain.
Menurutnya, sistem ini mirip dengan end-to-end encryption di WhatsApp, di mana tidak ada pihak lain, termasuk Meta maupun WhatsApp, yang dapat membaca isi percakapan pengguna.
Zuckerberg juga menyebut fitur ini sebagai produk AI besar pertama yang tidak menyimpan log percakapan pengguna di server perusahaan.
“Percakapan di ponsel juga akan hilang ketika sesi ditutup,” tulis Zuckerberg.
Meta menjelaskan, seluruh proses AI dilakukan melalui Trusted Execution Environment, yaitu lingkungan pemrosesan aman yang membuat pesan tidak dapat diakses oleh perusahaan.
Fitur ini dibangun menggunakan teknologi Private Processing milik WhatsApp yang memungkinkan pengguna berbicara dengan Meta AI tanpa bisa dilihat pihak lain, termasuk Meta sendiri.
Selain itu, Meta menegaskan seluruh percakapan tidak akan disimpan. Secara default, pesan akan otomatis menghilang setelah sesi berakhir sehingga pengguna memiliki ruang yang lebih aman untuk bertanya, mencari informasi, maupun membahas hal sensitif.
Beberapa topik yang disebut antara lain masalah kesehatan, rincian pinjaman, hingga saran pekerjaan dan karier.
Dalam beberapa bulan ke depan, Meta juga akan menghadirkan fitur baru bernama Side Chat with Meta AI yang tetap dilindungi teknologi Private Processing.
Fitur tersebut memungkinkan pengguna mendapatkan bantuan AI langsung di dalam percakapan WhatsApp tanpa mengganggu obrolan utama.
AI nantinya dapat memahami konteks percakapan yang sedang berlangsung, namun Meta mengklaim privasi pengguna tetap menjadi prioritas utama.
Dalam blog resminya, WhatsApp menyebut perlindungan privasi menjadi fokus utama sejak awal pengembangan AI di platform tersebut, terutama karena banyak pengguna membagikan informasi pribadi, pekerjaan, kesehatan, hingga kondisi finansial saat menggunakan layanan AI.
Peluncuran Incognito Chat with Meta AI dilakukan secara bertahap di WhatsApp dan aplikasi Meta AI dalam beberapa bulan ke depan.