Tridinews.com - Polda Metro Jaya memastikan anak berkonflik dengan hukum (ABH), pelaku ledakan bom di SMAN 72 Jakarta, akan menjalani pemeriksaan pekan ini setelah kondisi fisik dan psikologisnya dinyatakan siap.
"Diagendakan dalam minggu ini, semoga ABH sudah benar-benar pulih secara medis dan psikis sehingga bisa dilakukan permintaan keterangan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, Selasa (2/12/2025).
ABH saat ini telah keluar dari RS Polri dan dipindahkan ke rumah aman untuk pendampingan psikologis. Menurut Kombes Budi, kondisi medis ABH sudah pulih, namun pendampingan psikologis masih berlangsung. Tim dokter akan berkoordinasi dengan penyidik dan pihak Bapas sebelum pemeriksaan dilakukan.
Selain itu, masih ada dua korban ledakan yang dirawat di rumah sakit berbeda, yakni RS Yarsi dan RSCM. Aktivitas belajar mengajar di SMAN 72 Jakarta kini telah kembali normal, sementara pendampingan untuk korban dan keluarga melalui tim trauma healing masih terus berjalan.
Sejauh ini, penyidik Polda Metro Jaya telah memeriksa 46 saksi anak, yang merupakan siswa-siswi, dalam insiden ledakan bom yang terjadi pada Jumat, 7 November 2025. Ayah ABH juga telah diperiksa oleh pihak kepolisian.
Peristiwa ledakan di lingkungan SMAN 72 Jakarta Utara mengakibatkan 96 orang menjadi korban, namun tidak menimbulkan korban jiwa.
ABH Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta Diperiksa Jika Kondisi Stabil
. (net)