PKP dan PWI Sediakan 5.000 Rumah Subsidi untuk Wartawan Indonesia

pkp-dan-pwi-sediakan-5000-rumah-subsidi-untuk-wartawan-indonesia . (net)

Tridinews.com - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bekerja sama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat untuk memfasilitasi penyediaan 5.000 unit rumah subsidi bagi wartawan di seluruh Indonesia.

Kesepakatan ini tercapai dalam pertemuan antara Menteri PKP Maruarar Sirait dan Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir di Kantor PKP, Jakarta, Jumat (5/12).

Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk memperluas akses hunian layak, termasuk bagi para wartawan yang setiap hari berada di garis depan penyampaian informasi publik.

“Saya sangat menghormati profesi wartawan. Kami ingin memastikan mereka memperoleh hunian yang layak dan terjangkau. Program rumah subsidi ini adalah wujud kehadiran negara, sesuai program Presiden Prabowo,” ujar Ara dalam rilis media, Sabtu (6/12/2025).

Ara menantang PWI untuk segera menyiapkan data wartawan dan melakukan sosialisasi secara masif agar seluruh unit rumah dapat terserap maksimal pada tahun 2026. Tantangan tersebut langsung disambut Ketua Umum PWI.

“Deal, ya?” tanya Ara.
“Ya, deal,” jawab Akhmad Munir.

Munir, yang juga Direktur Utama LKBN Antara, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah kepada kesejahteraan insan pers. Ia memastikan jaringan PWI siap membantu agar program ini bisa diakses secara luas, bukan hanya oleh anggota PWI, tetapi juga wartawan lain yang membutuhkan hunian.

Menurutnya, program ini menjadi angin segar bagi banyak wartawan yang selama ini kesulitan membeli rumah karena pendapatan yang terbatas.

“Terima kasih kepada Menteri PKP yang telah menyediakan fasilitas pengadaan rumah bagi wartawan. Kami mengajak seluruh wartawan memanfaatkan kesempatan ini,” kata Munir.

Selain rumah subsidi, Menteri Ara juga meminta dukungan PWI untuk menyebarkan informasi tentang program KPR FLPP, yaitu pembiayaan rumah bersubsidi bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). KPR FLPP menawarkan bunga tetap 5%, tenor hingga 20 tahun, cicilan ringan, dan uang muka terjangkau.

Dengan dukungan PWI, Ara berharap informasi mengenai mekanisme pembelian rumah bersubsidi bisa menjangkau masyarakat luas dan menghindari misinformasi.

Sebagai tindak lanjut, PWI Pusat akan menggelar sosialisasi nasional bersama Kementerian PKP, BP Tapera, pengembang, dan agen properti pada Selasa (9/12), yang akan berlangsung dari kantor PWI Pusat.

Munir menyebut bahwa PWI memiliki sekitar 35.000 anggota di seluruh Indonesia, dan banyak di antaranya memenuhi syarat untuk mendapatkan subsidi KPR FLPP. Dengan pendapatan sekitar Rp2–3 juta, wartawan bisa memiliki rumah bersubsidi dengan cicilan sekitar Rp1,08 juta per bulan.

“Alhamdulillah, program ini memberi solusi nyata bagi kesejahteraan insan pers,” tutup Munir.

Program 5.000 rumah untuk wartawan ini juga menjadi bagian dari kontribusi Kementerian PKP dalam mendukung Program Tiga Juta Rumah Presiden Prabowo Subianto.

Editor: redaktur

Komentar