Ibu Nadiem Makarim Yakin Anak Tak Bersalah di Kasus Dugaan Korupsi

ibu-nadiem-makarim-yakin-anak-tak-bersalah-di-kasus-dugaan-korupsi . (net)

Tridinews.com – Atika Algadri, ibu kandung Nadiem Makarim, memberikan pembelaan terkait dugaan kasus korupsi yang menjerat anaknya. Nadiem, mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), kini menghadapi perkara dugaan korupsi pengadaan Chromebook dalam Program Digitalisasi Pendidikan periode 2019–2022.

Atika menegaskan, selama menjabat sebagai Mendikbudristek, Nadiem bekerja dengan benar dan tidak menutup-nutupi apapun. “Sangat benar, kalau nggak, kita tidak akan ada di sini. Kalau dia salah, kami yang pertama akan bilang dia salah,” ujar Atika di Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta Pusat, Senin (12/1/2026).

Ia juga menyatakan kecewa karena hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) baru diserahkan kepada majelis hakim di akhir persidangan, padahal menurutnya dokumen itu seharusnya tersedia sejak awal. Meski begitu, Atika menghormati jalannya proses hukum dan berharap bukti-bukti akan menunjukkan bahwa Nadiem tidak bersalah.

Kasus dan Kerugian Negara

Dalam perkara ini, Nadiem didakwa menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 2,1 triliun terkait pengadaan laptop berbasis Chromebook dan Chrome Device Management (CDM). Kerugian ini terbagi menjadi dua: Rp 1,5 triliun untuk pengadaan laptop dan sekitar Rp 621,3 miliar untuk CDM. Nadiem juga didakwa memperkaya diri sendiri sebesar Rp 809,56 miliar, bersama tiga terdakwa lain.

Eksepsi Ditolak Hakim

Nadiem sebelumnya mengajukan eksepsi atau bantahan formil, namun ditolak majelis hakim. Melalui kuasa hukumnya, Ari Yusuf Amir, Nadiem menyampaikan pesan tertulis yang mengekspresikan kesedihannya atas penolakan tersebut. Ia tetap menghormati proses hukum dan berterima kasih atas dukungan publik dan keluarganya.

Selain itu, Nadiem menekankan klarifikasi dari Google terkait dugaan konflik kepentingan pengadaan Chromebook. Google menyatakan tidak ada konflik kepentingan dengannya, dan mayoritas investasi perusahaan itu ke Gojek dilakukan sebelum Nadiem menjabat sebagai menteri.

“Atas klarifikasi Google, saya bersyukur. Mayoritas masyarakat sudah mengetahui pernyataan resmi Google,” ujar Nadiem.

Atika menegaskan kembali keyakinannya pada integritas anaknya. “Kami yakin sekali bahwa dia benar. Pengacaranya yakin dia benar. Kami tidak akan ada di sini kalau dia salah,” pungkasnya.

Editor: redaktur

Komentar