Habiburokhman Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

habiburokhman-kecam-penyiraman-air-keras-aktivis-kontras . (net)

Tridinews.com - Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengecam keras aksi penyiraman air keras yang menimpa aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan, Andrie Yunus.

Dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu, Habiburokhman menegaskan pihaknya akan mengawal proses hukum kasus tersebut agar pelaku segera ditangkap dan diadili.

Ia juga mengaku telah menghubungi Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya untuk meminta aparat kepolisian bergerak cepat mengusut penyerangan tersebut.

“Kami pastikan Komisi III akan terus mengawal kasus ini agar penyidikannya berjalan dengan cepat dan profesional. Kami minta negara menanggung penuh biaya pengobatan terbaik agar beliau bisa segera pulih kembali,” ujar Habiburokhman.

Minta perlindungan maksimal

Selain penanganan medis, Habiburokhman juga meminta agar Andrie Yunus mendapatkan pengawalan maksimal guna mencegah terjadinya ancaman kekerasan lanjutan.

Ia menegaskan bahwa tidak boleh ada toleransi terhadap segala bentuk kekerasan terhadap warga negara, termasuk terhadap aktivis yang menyuarakan kritik atau perbedaan pendapat.

Habiburokhman juga menyinggung ketentuan dalam Undang-Undang Dasar 1945, khususnya Pasal 28G yang menjamin hak setiap orang atas perlindungan diri dan rasa aman dari ancaman kekerasan.

Kronologi penyerangan

Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus menjadi korban penyerangan oleh orang tidak dikenal yang menyiramkan air keras ke tubuhnya. Serangan tersebut menyebabkan luka pada tangan dan kaki serta gangguan pada penglihatannya.

Peristiwa itu terjadi sesaat setelah Andrie selesai melakukan rekaman siniar di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia yang membahas topik militerisme serta uji materi Undang-Undang TNI.

Berdasarkan informasi awal, kejadian berlangsung pada Kamis (12/3) sekitar pukul 23.37 WIB ketika korban sedang mengendarai sepeda motor di kawasan Jalan Salemba I, Jakarta Pusat.

Dua orang pelaku yang juga menggunakan sepeda motor mendekati korban, lalu menyiramkan air keras sebelum melarikan diri dari lokasi kejadian.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka bakar pada sekitar 24 persen bagian tubuh dan segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis darurat, terutama pada bagian mata yang terkena cairan tersebut.

Polisi janji usut tuntas

Sementara itu, Kepala Divisi Humas Kepolisian Negara Republik Indonesia Johnny Eddizon Isir memastikan pihak kepolisian akan menangani kasus tersebut secara serius dan transparan.

“Akan serius dan bersungguh-sungguh untuk membuat terang benderang, mengungkap, dan menangkap pelakunya, siapa pun dia. Tentunya nanti kita akan tetap ada dalam prosedur atau koridor,” ujarnya.

Editor: redaktur

Komentar