F1 Batalkan GP Bahrain dan Arab Saudi Imbas Konflik Timur Tengah

f1-batalkan-gp-bahrain-dan-arab-saudi-imbas-konflik-timur-tengah . (net)

Tridinews.com - Fédération Internationale de l'Automobile (FIA) resmi membatalkan dua seri Formula 1, yakni Grand Prix Bahrain dan Grand Prix Arab Saudi, akibat eskalasi konflik di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Keputusan ini juga berdampak pada ajang pendukung seperti Formula 2, Formula 3, dan F1 Academy yang turut dibatalkan.

Faktor Keamanan Jadi Prioritas

CEO Formula 1 Stefano Domenicali menyebut keputusan tersebut memang sulit, namun menjadi langkah yang paling tepat dalam situasi saat ini.

“Meskipun ini adalah keputusan yang sulit, ini adalah keputusan yang benar mengingat situasi di Timur Tengah,” ujarnya.

Senada, Presiden FIA Mohammed Ben Sulayem menegaskan bahwa keselamatan semua pihak menjadi prioritas utama.

Ia berharap Formula 1 bisa kembali menggelar balapan di Bahrain dan Arab Saudi setelah kondisi membaik.

Jadwal F1 Berubah

Awalnya, GP Bahrain dijadwalkan pada 12 April, disusul GP Arab Saudi pada 19 April. Namun dengan pembatalan ini, tidak akan ada seri pengganti di kalender.

Artinya, akan terjadi jeda sekitar 35 hari setelah GP Jepang (29 Maret) sebelum balapan dilanjutkan ke GP Miami pada 3 Mei.

Dampak Lebih Luas

Pembatalan ini menunjukkan dampak besar konflik geopolitik terhadap dunia olahraga internasional, khususnya ajang global seperti Formula 1.

Selain faktor keamanan, gangguan logistik dan transportasi juga menjadi pertimbangan utama dalam keputusan tersebut.

FIA dan Formula 1 pun menyampaikan apresiasi kepada promotor dan mitra di Bahrain serta Arab Saudi atas pengertian dan dukungan mereka dalam situasi sulit ini.

Editor: redaktur

Komentar