Tridinews.com - Perbedaan pandangan muncul antara Amerika Serikat dan Israel terkait langkah untuk mengakhiri perang dengan Iran.
Laporan KAN menyebutkan, perselisihan kedua sekutu tersebut berfokus pada tiga isu utama, yakni masa depan program rudal balistik Iran, pengalihan uranium yang telah diperkaya ke Badan Energi Atom Internasional, serta kemungkinan pelonggaran sanksi ekonomi terhadap Teheran.
Di tengah perbedaan itu, AS dilaporkan telah mengajukan proposal 15 poin kepada Iran melalui Pakistan, termasuk opsi gencatan senjata sementara selama satu bulan sebagai jalan menuju perundingan lebih lanjut.
Media Iran, Tasnim, mengutip seorang pejabat yang tidak disebutkan namanya menyebutkan bahwa Teheran telah merespons proposal tersebut melalui mediator. Iran disebut mengajukan sejumlah syarat, seperti penghentian serangan di semua front, jaminan tidak akan terjadi perang lanjutan, kompensasi, serta pengakuan kedaulatan Iran atas Selat Hormuz.
Sementara itu, sumber politik di Israel menyebutkan pembicaraan dengan AS masih berlangsung dan tidak menutup kemungkinan proposal tersebut akan direvisi. Ada pula kekhawatiran di pihak Israel bahwa Presiden Donald Trump akan mendorong gencatan senjata sementara demi membuka ruang negosiasi dengan Iran.
Hingga kini, belum ada kepastian mengenai waktu pertemuan langsung antara pejabat AS dan Iran, meski upaya mediasi oleh Pakistan terus berjalan.
Konflik di kawasan terus memanas sejak serangan udara yang dilancarkan AS dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari. Serangan tersebut telah menewaskan lebih dari 1.300 orang, termasuk pemimpin tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.
Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan drone dan rudal ke wilayah Israel serta sejumlah negara yang menampung aset militer AS, seperti Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk, yang semakin memperumit upaya menuju perdamaian.
AS-Israel Beda Sikap soal Akhiri Perang Iran
. (net)