UNIFIL Selidiki Serangan Tewaskan Prajurit TNI di Lebanon

unifil-selidiki-serangan-tewaskan-prajurit-tni-di-lebanon . (net)

Tridinews.com - Pasukan penjaga perdamaian PBB, UNIFIL, tengah menyelidiki serangan yang menewaskan seorang prajurit TNI di Lebanon selatan. Insiden tragis ini terjadi di tengah meningkatnya konflik di wilayah tersebut.

Dalam pernyataannya, UNIFIL mengaku belum mengetahui asal proyektil yang menyebabkan ledakan di markas mereka dekat Adchit Al Qusayr pada 29 Maret 2026. Investigasi kini dilakukan untuk mengungkap seluruh kronologi kejadian.

Ledakan tersebut tidak hanya merenggut satu nyawa, tetapi juga melukai tiga personel lainnya. Salah satu korban bahkan dilaporkan dalam kondisi kritis dan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

UNIFIL menyampaikan duka mendalam atas gugurnya penjaga perdamaian tersebut. Mereka menegaskan bahwa tidak seharusnya ada personel yang kehilangan nyawa saat menjalankan misi menjaga perdamaian dunia.

Di sisi lain, UNIFIL juga mengingatkan bahwa serangan terhadap pasukan perdamaian merupakan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional, bahkan dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang. Mereka merujuk pada Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701 yang mengatur penghentian konflik di Lebanon.

Seruan pun kembali disampaikan kepada pihak Israel dan Hizbullah agar segera menghentikan aksi saling serang. UNIFIL menegaskan bahwa tidak ada solusi militer dalam konflik ini, dan kekerasan hanya akan memperpanjang penderitaan.

Sementara itu, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia juga mengutuk keras serangan tersebut. Indonesia mendesak dilakukan penyelidikan yang transparan serta menyerukan semua pihak untuk kembali ke jalur diplomasi.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat betapa rentannya situasi di kawasan konflik, bahkan bagi mereka yang datang dengan misi perdamaian.

Editor: redaktur

Komentar