Tridinews.com - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberikan solusi alternatif dalam penanganan ikan sapu-sapu di Jakarta. Ia menyarankan agar hasil tangkapan tidak dimusnahkan dengan cara dikubur, melainkan dimanfaatkan menjadi produk yang lebih berguna.
Menurut Susi, ikan sapu-sapu bisa diolah menjadi pakan ikan atau pakan ternak dengan cara digiling menjadi pelet. Selain itu, ikan tersebut juga dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik dengan cara dicincang lalu dikubur di lahan pertanian.
Ia juga menambahkan bahwa ikan sapu-sapu bisa dimanfaatkan oleh peternak, seperti untuk pakan kepiting atau buaya, setelah melalui proses pembekuan.
Usulan ini muncul di tengah sorotan dari Majelis Ulama Indonesia terkait metode pemusnahan ikan sapu-sapu yang sebelumnya dilakukan dengan cara dikubur hidup-hidup. MUI menilai cara tersebut berpotensi menimbulkan penderitaan pada hewan dan tidak sesuai dengan prinsip kesejahteraan hewan.
Sekretaris Komisi Fatwa MUI, Miftahul Huda, menegaskan bahwa dalam perspektif syariah, membunuh hewan diperbolehkan jika bertujuan membawa kemaslahatan. Namun, cara yang menimbulkan penderitaan berlebihan dinilai tidak etis.
Meski demikian, MUI tetap mendukung langkah pengendalian ikan sapu-sapu karena dianggap penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem. Ikan ini dikenal sebagai spesies invasif yang dapat merusak lingkungan perairan.
Dengan berbagai usulan tersebut, diharapkan penanganan ikan sapu-sapu ke depan tidak hanya efektif secara ekologis, tetapi juga mempertimbangkan aspek etika dan kebermanfaatan.
Susi Usul Ikan Sapu-sapu Jadi Pakan dan Pupuk
. (net)