Ojol Protes QR Code Unpad, Kampus Buka Akses Sementara

ojol-protes-qr-code-unpad-kampus-buka-akses-sementara . (net)

Tridinews.com - Aksi protes datang dari para pengemudi ojek online (ojol) di kampus Universitas Padjadjaran (Unpad), Jatinangor. Mereka mempersoalkan kebijakan baru berupa sistem gerbang masuk berbasis QR Code yang dinilai menyulitkan mobilitas.

Aksi unjuk rasa digelar pada Selasa (31/3/2026) di area kampus. Para ojol mengeluhkan aturan tersebut membuat jarak tempuh mereka menjadi lebih jauh, terutama saat menjemput atau mengantar penumpang di dalam kampus.

Menanggapi hal itu, pihak Unpad memberikan penjelasan. Kepala Kantor Komunikasi Publik Unpad, Dandi Supriadi, mengatakan sistem QR Code melalui aplikasi Saunpad sebenarnya bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan pengaturan akses kendaraan di lingkungan kampus.

Menurutnya, mahasiswa dan sivitas akademika wajib melakukan pemindaian QR Code saat keluar masuk kampus. Sementara bagi pengunjung umum, termasuk ojol, tetap disediakan akses masuk melalui jalur tertentu dengan melapor ke petugas keamanan.

Meski begitu, Unpad mengakui adanya kendala di lapangan. Sebagai langkah sementara, kampus membuka tambahan akses melalui Gerbang D atau Pintu Tugu Makalangan selama lima hari ke depan.

“Kami juga akan mengundang perwakilan ojol untuk berdialog mencari solusi terbaik,” ujar Dandi.

Di sisi lain, rekayasa lalu lintas di kawasan Jatinangor juga ikut menjadi sorotan. Penutupan putaran jalan oleh Dinas Perhubungan dinilai memperparah kondisi bagi pengemudi ojol. Saat ini, akses tersebut kembali dibuka sementara untuk evaluasi.

Unpad berharap dalam beberapa hari ke depan bisa ditemukan kebijakan yang tetap menjaga keamanan kampus tanpa menghambat aktivitas para pengemudi ojol.

Editor: redaktur

Komentar