Tridinews.com – Para pemimpin dari lima partai politik utama di Greenland secara tegas menyatakan penolakan terhadap rencana Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang ingin mengambil alih wilayah semi-otonom di bawah Kerajaan Denmark tersebut.
Dalam pernyataan bersama yang dirilis Jumat (9/1), para pimpinan partai menegaskan bahwa masa depan Greenland sepenuhnya berada di tangan rakyatnya sendiri, bukan ditentukan oleh kekuatan asing mana pun.
“Kami tidak ingin menjadi orang Amerika, kami tidak ingin menjadi orang Denmark. Kami ingin menjadi orang Greenland,” tegas mereka.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi respons atas berbagai pernyataan Trump yang dinilai meremehkan kedaulatan dan martabat Greenland. Para pemimpin partai meminta Amerika Serikat menghentikan sikap tersebut dan menghormati hak rakyat Greenland untuk menentukan nasibnya sendiri.
“Masa depan Greenland harus ditentukan oleh rakyat Greenland,” lanjut pernyataan itu.
Mereka juga menyoroti bahwa dalam beberapa tahun terakhir Greenland telah meningkatkan peran dan partisipasinya di panggung internasional, baik dalam isu politik, ekonomi, maupun lingkungan. Karena itu, setiap pembahasan mengenai masa depan wilayah tersebut harus dilakukan melalui jalur diplomasi dan berdasarkan prinsip-prinsip hukum internasional.
Untuk merespons situasi yang berkembang, para pemimpin partai mengumumkan bahwa sidang Inatsisartut atau parlemen Greenland akan dimajukan. Langkah ini diambil guna memastikan adanya debat politik yang adil, terbuka, dan komprehensif, sekaligus menjamin hak-hak politik rakyat Greenland tetap terlindungi.
Sebelumnya, Presiden Donald Trump berulang kali menyatakan minatnya untuk mengambil alih Greenland dengan alasan kepentingan keamanan nasional Amerika Serikat. Bahkan, Trump tidak menutup kemungkinan menggunakan kekuatan militer jika upaya tersebut tidak tercapai melalui jalur damai.
Pernyataan Trump tersebut menuai kecaman luas dari berbagai pihak, khususnya negara-negara Eropa, yang memperingatkan bahwa langkah sepihak semacam itu berpotensi memicu ketegangan serius dan mengancam stabilitas kawasan, termasuk soliditas NATO.
Sikap tegas para pemimpin partai Greenland kini menegaskan satu pesan utama: kedaulatan dan masa depan Greenland bukan untuk ditawar, melainkan hak mutlak rakyatnya sendiri.
Pemimpin Partai Greenland Tegas Tolak Rencana Trump Ambil Alih Wilayah
. (net)