AS Diperkirakan Bisa Memulai Invasi Militer ke Iran dalam 24 Jam

as-diperkirakan-bisa-memulai-invasi-militer-ke-iran-dalam-24-jam . (net)

Tridinews.com - Invasi militer Amerika Serikat (AS) ke Iran bisa terjadi dalam 24 jam mendatang, kata dua pejabat Eropa, Rabu (14/1/2026), seperti dilaporkan Reuters. Prediksi ini diperkuat oleh pernyataan seorang pejabat Israel yang dikutip JPost.

Presiden AS Donald Trump belum menutup kemungkinan tindakan militer, dengan mengatakan pemerintahannya akan “menunggu dan melihat,” demikian dikutip CNN. Beberapa personel AS diminta meninggalkan pangkalan militer di Qatar sebagai langkah pencegahan, sementara Inggris juga menarik sebagian personelnya.

Beberapa maskapai, termasuk Lufthansa Group, mengalihkan rute penerbangan untuk menghindari wilayah udara Iran dan Irak, serta menghindari penerbangan malam ke dan dari Bandara Ben Gurion, Israel, karena situasi tegang di Timur Tengah.

Di sisi lain, protes anti-pemerintah di Iran telah menewaskan setidaknya 2.400 orang dalam beberapa hari terakhir, menurut kelompok HAM berbasis di AS. Pemadaman internet masih berlangsung dan situasi di Teheran digambarkan tegang. Televisi pemerintah Iran bahkan mengeluarkan ancaman terhadap Trump, menyatakan “kali ini, peluru itu tidak akan meleset.”

Protes di Iran bermula 28 Desember akibat anjloknya nilai mata uang rial dan memburuknya kondisi ekonomi, namun kemudian berkembang menjadi tuntutan pengakhiran pemerintahan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Negara-negara Eropa, termasuk Prancis, Spanyol, Finlandia, Belgia, Jerman, dan Inggris, telah memanggil utusan Iran terkait kekerasan tersebut.

Menyikapi situasi ini, Menteri Luar Negeri Indonesia, Sugiono, telah memerintahkan Dubes RI di Teheran untuk mempersiapkan evakuasi WNI jika kondisi di Iran semakin memburuk. Saat ini, Kemlu menilai evakuasi belum diperlukan karena aksi demonstrasi hanya terjadi di beberapa titik.

Editor: redaktur

Komentar