Pelatih Iran Menangis Jelang Final Piala Asia Futsal 2026

pelatih-iran-menangis-jelang-final-piala-asia-futsal-2026 . (net)

Tridinews.com - Jelang partai puncak Piala Asia Futsal 2026, suasana haru mewarnai konferensi pers final yang digelar di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Jumat (6/2/2026). Momen tersebut tak hanya membahas kesiapan tim, tetapi juga diwarnai luapan emosi dari pelatih Timnas Futsal Iran, Vahid Shamsaei.

Konferensi pers lebih dulu diisi oleh perwakilan Timnas Futsal Indonesia. Pelatih Hector Souto hadir bersama pemain Brian Ick untuk menjawab berbagai pertanyaan media mengenai kesiapan skuad Garuda menghadapi laga final bersejarah di hadapan pendukung sendiri.

Setelah sesi Indonesia selesai, giliran Timnas Iran memasuki ruangan. Pelatih Vahid Shamsaei tampil dengan ekspresi tenang. Ia sempat berjabat tangan dan berfoto bersama Hector Souto sebagai simbol sportivitas antara dua finalis.

Dalam sesi tanya jawab, Vahid menegaskan Iran datang dengan ambisi besar untuk kembali menegaskan dominasi mereka di futsal Asia. Ia mengakui laga melawan Indonesia tidak akan mudah, terutama karena berlangsung di hadapan ribuan suporter tuan rumah. Meski begitu, ia tetap optimistis timnya mampu memberikan performa terbaik.

Namun, suasana berubah di penghujung konferensi pers. Saat menyampaikan apresiasi kepada pemain dan staf timnya, Vahid tiba-tiba terlihat emosional. Pelatih berusia 50 tahun itu menundukkan kepala dengan mata berkaca-kaca sebelum akhirnya meneteskan air mata di hadapan awak media.

“Tidak ada satu pun tim di turnamen ini yang terbebas dari tekanan. Saya sangat menghargai para pemain, rekan kerja, dan seluruh staf yang mampu bertahan dalam situasi seberat ini,” ujar Vahid dengan suara bergetar.

Penerjemah tim Iran yang berada di sampingnya sempat menghentikan terjemahan untuk menenangkan sang pelatih. Beberapa saat kemudian, Vahid kembali melanjutkan pernyataannya dengan nada lebih lirih.

Ia mengungkapkan keberhasilan Iran melaju ke final bukan hanya soal prestasi olahraga, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap kondisi negaranya. Iran saat ini tengah dilanda konflik akibat gelombang protes massal yang dipicu krisis multidimensi serta dampak embargo dari negara-negara Barat.

Situasi tersebut dilaporkan memicu kerusuhan setelah pemerintah Iran mengambil langkah represif terhadap demonstran. Korban jiwa disebut mencapai ribuan orang, yang membuat Vahid sangat terpukul.

“Saya ingin menyampaikan duka yang mendalam kepada warga Iran yang kehilangan keluarga mereka. Perjuangan ini kami dedikasikan untuk mereka,” ucapnya.

Menurut Vahid, target meraih gelar juara bukan sekadar mengejar trofi, melainkan menjadi simbol harapan bagi rakyat Iran yang sedang menghadapi masa sulit. Ia pun mengajak seluruh pihak untuk tetap bersatu dan menatap masa depan dengan optimisme.

Final Piala Asia Futsal 2026 yang mempertemukan Indonesia melawan Iran dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (7/2/2026) di Indonesia Arena. Laga tersebut sekaligus menjadi penutup turnamen futsal paling bergengsi di Asia tahun ini.

Editor: redaktur

Komentar