Dion Markx Siap Bersaing Rebut Tempat Utama di Persib

dion-markx-siap-bersaing-rebut-tempat-utama-di-persib . (net)

Tridinews.com - Bek muda Persib Bandung, Dion Markx, menyatakan kesiapan penuh untuk bersaing di sektor pertahanan demi merebut posisi utama dalam skuad racikan Bojan Hodak.

Pemain berusia 20 tahun ini mengaku tak ragu menerima tawaran dari klub juara dua kali beruntun tersebut. Sejak membela Tim Nasional Indonesia U23, Dion rutin mengikuti perkembangan kompetisi sepak bola nasional, yang membuatnya siap menghadapi tantangan di level klub.

"Persib adalah klub besar dan sarat prestasi. Tentu saya sangat senang dengan tawaran ini," ujar Dion, Minggu (1/2/2026).

Dion menambahkan bahwa komunikasi awal dengan Bojan Hodak berjalan lancar dan menyenangkan. Pelatih asal Kroasia itu menjelaskan kelebihan Dion sekaligus area yang perlu diperbaiki untuk kebutuhan tim.

Keberadaan bek berpengalaman seperti Frederico Barba, Patricio Matricardi, Julio Cesar, hingga Layvin Kurzawa tidak membuat Dion gentar. Sebaliknya, ia melihat persaingan ini sebagai kesempatan untuk berkembang.

"Saya masih muda dan kompetitif. Saya siap untuk bersaing," tegas Dion, yang berdarah Palembang ini.

Perekrutan Dion Markx menegaskan strategi Persib menjaga daya saing pada putaran kedua Super League 2025/2026. Pemain kelahiran Nijmegen, 29 Juni 2005, resmi menandatangani kontrak 2,5 tahun. Meski usianya muda, Dion membawa pengalaman bermain di Eropa dan jam terbang internasional bersama Timnas.

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menyebut Dion merupakan hasil evaluasi menyeluruh tim setelah putaran pertama. "Coach Bojan Hodak merekomendasikan penambahan pemain di sektor pertahanan. Dion adalah pemain muda dengan pengalaman Eropa dan latar belakang Timnas. Ini langkah strategis untuk menambah kedalaman skuad dan menjaga konsistensi performa hingga akhir musim," jelas Adhitia.

Dengan semangat kompetitif dan pengalaman internasional, Dion Markx diharapkan menjadi penguat lini belakang Persib hingga akhir musim.

Editor: redaktur

Komentar