Tridinews.com - Eks Kabareskrim Polri Susno Duadji mengaku prihatin terhadap Rismon Sianipar yang kini mendapat sorotan publik usai memperoleh restorative justice (RJ) dalam kasus tudingan ijazah palsu Joko Widodo.
Rismon sebelumnya menjadi salah satu pihak yang mempersoalkan keaslian ijazah mantan Presiden ke-7 RI tersebut bersama Roy Suryo dan Dokter Tifa. Namun, belakangan ia mengubah sikap dan menyatakan bahwa ijazah Jokowi adalah asli.
Rismon Minta Maaf dan Ajukan RJ
Selain mengakui kekeliruan dalam penelitiannya, Rismon juga telah menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada Jokowi.
Ia bahkan mengajukan restorative justice dan mendatangi kediaman Jokowi di Solo, serta bertemu dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Susno: Itu Hak Prerogatif
Menanggapi perubahan sikap tersebut, Susno menegaskan bahwa keputusan Rismon merupakan ranah pribadi yang tidak ingin ia komentari lebih jauh.
Menurutnya, secara hukum, pengajuan restorative justice merupakan hal yang sah dan dapat dibenarkan.
“Tentang mengapa dia berbalik arah ini hanya Pak Rismon yang tahu dan siap menerima penilaian publik,” ujar Susno.
Sorotan dan Cacian Publik
Meski demikian, Susno mengaku merasa kasihan karena Rismon kini menjadi sasaran kritik dan cacian di media sosial akibat perubahan sikapnya.
“Kalau kita lihat di media sosial, betapa kasihannya Pak Rismon menerima cacian,” katanya.
Susno menegaskan bahwa keputusan untuk menempuh jalur restorative justice sepenuhnya merupakan hak Rismon sebagai pihak yang bersangkutan.
Ia juga menilai pernyataan-pernyataan Rismon sebelumnya, termasuk sikap kerasnya dalam kasus tersebut, merupakan urusan pribadi yang tidak perlu dicampuri pihak lain.
Susno Duadji Prihatin Rismon Usai Dapat Restorative Justice
. (net)