Israel Terus Serang Lebanon di Tengah Negosiasi AS-Iran

israel-terus-serang-lebanon-di-tengah-negosiasi-as-iran . (net)

Tridinews.com - Serangan militer Israel ke Lebanon masih terus berlangsung, meski di saat yang sama Amerika Serikat dan Iran tengah menjalani negosiasi damai di Pakistan.

Pada Minggu (12/4/2026), serangan terbaru dilaporkan menewaskan belasan orang di wilayah selatan Lebanon. Media Al Jazeera melaporkan enam orang tewas di Maaroub, distrik Tyre, dan lima lainnya di Qana. Serangan juga terjadi di sejumlah wilayah lain seperti Bazouriyeh, Qalila, Bafliyeh, dan Qlawiya.

Sehari sebelumnya, serangan di Tefahta bahkan menewaskan 13 orang.

Korban Terus Bertambah

Menurut Kementerian Kesehatan Lebanon, sejak 2 Maret, total korban akibat serangan Israel telah mencapai lebih dari 2.000 orang tewas dan ribuan lainnya terluka.

Di antara korban tersebut terdapat anak-anak, perempuan, hingga tenaga medis—menunjukkan dampak luas konflik terhadap warga sipil.

Klaim Israel dan Balasan Hizbullah

Militer Israel mengklaim serangan mereka menargetkan peluncur roket yang siap digunakan untuk menyerang wilayahnya. Mereka menyebut fasilitas tersebut berhasil dihancurkan sebelum digunakan.

Di sisi lain, kelompok Hizbullah mengaku telah melancarkan serangan balasan menggunakan drone ke posisi militer Israel.

Hizbullah menegaskan serangan akan terus dilakukan selama agresi belum dihentikan.

Negosiasi Damai Terancam

Situasi ini menjadi sorotan karena terjadi di tengah upaya diplomatik antara AS dan Iran untuk meredakan konflik kawasan. Serangan yang terus berlangsung dinilai dapat memperlemah peluang tercapainya kesepakatan damai.

Editor: redaktur

Komentar