Iran Buka Selat Hormuz, Trump Tetap Lanjutkan Blokade Laut

iran-buka-selat-hormuz-trump-tetap-lanjutkan-blokade-laut . (net)

Tridinews.com - Abbas Araghchi, Menteri Luar Negeri Iran, mengumumkan bahwa lalu lintas komersial dan perkapalan di Selat Hormuz akan dibuka sepenuhnya selama masa gencatan senjata berlangsung. Kebijakan ini disebut sebagai bagian dari koordinasi dengan otoritas pelabuhan dan kemaritiman Iran.

Dalam pernyataannya yang disampaikan melalui platform X, Araghchi menegaskan bahwa pembukaan jalur ini berlaku untuk semua kapal komersial selama periode gencatan senjata yang masih berjalan, termasuk yang berkaitan dengan dinamika regional di Lebanon.

Langkah tersebut langsung mendapat respons dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang menyampaikan apresiasi atas keputusan Iran. Ia bahkan menyebut Selat Hormuz sebagai “Selat Iran” dalam unggahannya di platform Truth Social.

Namun, di sisi lain, Trump menegaskan bahwa kebijakan blokade laut terhadap Iran tetap akan diberlakukan hingga seluruh proses negosiasi antara kedua negara selesai sepenuhnya.

“Blokade laut akan tetap diberlakukan secara penuh terhadap Iran sampai semua transaksi selesai 100 persen,” tulis Trump, meskipun ia juga menyatakan optimisme bahwa kesepakatan akhir bisa segera tercapai.

Ketegangan antara kedua negara sebelumnya dipicu oleh rangkaian perundingan yang belum menghasilkan kesepakatan final. Pada 11 April, delegasi Amerika Serikat dan Iran sempat bertemu dalam putaran pertama negosiasi di Islamabad, Pakistan, setelah diumumkannya kesepakatan gencatan senjata selama dua pekan.

Namun, perundingan tersebut tidak membuahkan hasil. Wakil Presiden AS, J.D. Vance, menyatakan bahwa delegasi Amerika kembali tanpa kesepakatan, sehingga proses diplomasi kembali menemui jalan buntu.

Tak lama setelah itu, AS dilaporkan mengerahkan Angkatan Laut untuk melakukan blokade di Selat Hormuz, memperburuk situasi di jalur pelayaran yang sangat vital bagi perdagangan energi global.

Sementara itu, laporan dari Axios menyebutkan bahwa putaran kedua negosiasi antara AS dan Iran dijadwalkan kembali berlangsung di Islamabad pada 19 April.

Di tengah dinamika tersebut, Trump juga sebelumnya mengumumkan kesepakatan gencatan senjata terpisah antara Israel dan Lebanon selama 10 hari, yang dimediasi oleh Amerika Serikat di Washington DC.

Situasi ini menunjukkan bahwa meski ada sinyal pembukaan jalur pelayaran, ketegangan geopolitik di kawasan masih sangat dinamis dan belum sepenuhnya mereda.

Editor: redaktur

Komentar