Tridinews.com – Kepala Dana Investasi Langsung Rusia (RDIF), Kirill Dmitriev, menilai bahwa Amerika Serikat tampaknya secara serius membidik Greenland dan bahkan menyiratkan bahwa Kanada bisa menjadi target berikutnya setelah pulau Arktik itu. Pernyataan itu ia sampaikan melalui unggahan di media sosial X, menanggapi komentar kontroversial pejabat AS tentang status Greenland.
Dmitriev, yang juga utusan khusus Presiden Rusia dalam kerja sama ekonomi dengan negara asing, menulis bahwa keputusan terhadap Greenland “sepertinya sudah dibuat”, sementara Uni Eropa hanya akan terus “memantau situasi” dan menunjukkan standar ganda. Ia kemudian menyinggung kemungkinan Kanada bisa terkena dorongan geopolitik serupa berikutnya.
Unggahan Dmitriev ini muncul setelah pernyataan Wakil Kepala Staf Gedung Putih Stephen Miller, yang dalam wawancara dengan CNN mempertanyakan legitimasi kontrol Denmark atas Greenland dan menolak menutup kemungkinan tindakan militer dalam menguasai pulau tersebut. Pernyataannya itu memperburuk ketegangan diplomatik seputar masa depan Greenland sebagai wilayah strategis di Arktik.
Reaksi Internasional dan Konteks
Greenland adalah wilayah otonom Kerajaan Denmark yang strategis secara geopolitik dan militer, terutama karena lokasinya yang vital di Arktik serta kepentingan pertahanan NATO di kawasan tersebut. Beberapa pejabat AS, termasuk Trump dan timnya, telah menyatakan bahwa Greenland memiliki nilai strategis tinggi bagi AS dalam menghadapi kekuatan seperti Rusia dan China di kawasan. Namun, upaya itu mendapat kecaman keras dari sekutu-sekutu Eropa dan otoritas Denmark, yang menegaskan kedaulatan Greenland dan menolak segala bentuk pendudukan atau aneksasi oleh kekuatan asing.
Kanada, sebagai negara tetangga dan sekutu Barat, juga ikut menegaskan bahwa hanya Denmark dan Greenland yang berhak memutuskan masa depan wilayah tersebut, sambil menolak intervensi eksternal dalam menentukan nasib pulau tersebut. Pernyataan ini muncul di tengah pertemuan pemimpin-pemimpin Eropa yang menegaskan dukungan terhadap integritas teritorial Greenland di bawah Denmark.
Isu ini tetap menjadi sorotan penting, terutama di tengah meningkatnya persaingan geopolitik global dan pergeseran fokus terhadap wilayah Arktik yang kaya sumber daya dan memiliki nilai strategis tinggi di era perubahan iklim dan keamanan global.
Rusia: AS Sasar Greenland, Dmitriev Sindir Uni Eropa & Kanada
. (net)