Iran Tegaskan Selat Hormuz Tak Dibuka Selama Blokade AS

iran-tegaskan-selat-hormuz-tak-dibuka-selama-blokade-as . (net)

Tridinews.com - Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali memanas. Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menegaskan bahwa negaranya tidak akan membuka kembali Selat Hormuz selama blokade militer AS masih berlangsung.

Ghalibaf menyebut blokade tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap kesepakatan gencatan senjata yang sebelumnya telah disepakati kedua pihak. Menurutnya, pembukaan jalur strategis itu mustahil dilakukan jika tekanan militer masih terus berjalan.

“Gencatan senjata tidak memiliki arti jika masih dilanggar melalui blokade angkatan laut,” ujarnya.

AS Tetap Lanjutkan Blokade
Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa meski gencatan senjata dengan Iran diperpanjang, kebijakan blokade terhadap pelabuhan Iran tetap dilanjutkan.

Trump menegaskan bahwa militer AS tetap siaga penuh sambil menunggu perkembangan negosiasi lanjutan. Ia juga menyebut kondisi politik internal Iran saat ini sedang tidak stabil, yang turut memengaruhi proses diplomasi.

Gencatan senjata antara kedua negara pertama kali diberlakukan pada 7 April dan kini diperpanjang tanpa batas waktu. AS menyatakan masih menunggu Iran untuk mengajukan proposal resmi dalam pembicaraan yang rencananya difasilitasi oleh Pakistan.

Dampak Global
Selat Hormuz merupakan jalur vital perdagangan energi dunia. Penutupan atau terganggunya akses di kawasan ini berpotensi memengaruhi distribusi minyak global dan meningkatkan ketegangan geopolitik.

Hingga kini, belum ada tanda-tanda kedua pihak akan segera mencapai kesepakatan. Situasi di kawasan tersebut pun masih dipantau ketat oleh berbagai negara karena dampaknya yang luas terhadap stabilitas global.

Editor: redaktur

Komentar