Tridinews.com - Para menteri luar negeri negara-negara Arab menuntut Iran untuk membayar ganti rugi atas kerusakan yang ditimbulkan akibat serangan ke sejumlah negara Arab serta penutupan jalur strategis Selat Hormuz.
Tuntutan tersebut tertuang dalam resolusi yang diadopsi dalam pertemuan darurat Liga Arab yang digelar secara virtual di bawah kepemimpinan Bahrain pada Selasa (21/4).
Dalam resolusi itu, Iran dinyatakan memikul “tanggung jawab internasional penuh” atas serangan yang disebut menargetkan sejumlah negara, termasuk Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Kuwait, Irak, Yordania, dan Oman.
Selain itu, penutupan Selat Hormuz serta ancaman terhadap Selat Bab el-Mandeb juga dikecam keras karena dinilai melanggar hukum internasional dan prinsip kebebasan navigasi.
Menteri Luar Negeri Bahrain, Abdullatif Al Zayani, menegaskan bahwa tindakan Iran telah mengganggu jalur perdagangan global, mengancam keamanan energi, serta berdampak pada pasokan pangan dan obat-obatan di kawasan.
Ketegangan ini merupakan bagian dari eskalasi konflik yang meningkat sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada akhir Februari lalu. Sebagai balasan, Teheran menyerang target di Israel dan negara-negara yang dianggap mendukung AS.
Sebelumnya, Iran juga menuntut kompensasi dari beberapa negara Arab yang dituding terlibat dalam konflik tersebut.
Di tengah situasi ini, upaya diplomasi terus dilakukan. Pakistan sebelumnya menjadi mediator gencatan senjata dan diharapkan kembali memfasilitasi lanjutan perundingan damai antara pihak-pihak yang bertikai.
Resolusi Liga Arab ini menegaskan meningkatnya tekanan regional terhadap Iran, sekaligus memperlihatkan kompleksitas konflik yang kini berdampak luas terhadap stabilitas kawasan dan ekonomi global.
Negara Arab Tuntut Iran Bayar Ganti Rugi Penutupan Selat Hormuz
. (net)