Tridinews.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan telah mempelajari proposal terbaru dari Iran terkait upaya penyelesaian konflik antara kedua negara, namun menegaskan usulan tersebut tidak dapat diterima.
“Proposal itu tidak dapat saya terima. Saya telah mempelajarinya, saya sudah mempelajari semuanya — itu tidak dapat diterima,” kata Trump kepada penyiar Israel, Kan, Minggu (3/5/2026).
Trump juga menambahkan bahwa operasi militer Amerika Serikat terhadap Israel disebut berjalan dengan sangat baik, meski tidak merinci lebih lanjut pernyataan tersebut.
Sebelumnya, Al Jazeera melaporkan Iran telah mengajukan rencana tiga tahap kepada AS untuk mencapai perdamaian jangka panjang. Informasi tersebut disebut berasal dari sumber yang mengetahui langsung pembahasan tersebut.
Dalam tahap pertama, Iran mengusulkan penghentian total permusuhan antara AS dan Iran selama 30 hari, disertai penerapan gencatan senjata di seluruh kawasan.
Usulan itu juga mencakup kesepakatan non-agresi antara kedua negara yang melibatkan sekutu Iran di kawasan serta Israel, termasuk pembentukan mekanisme pemantauan internasional untuk mengawasi kemungkinan pelanggaran gencatan senjata.
Tahap kedua berisi pembekuan kegiatan pengayaan uranium Iran hingga 15 tahun. Setelah itu, tingkat pengayaan uranium akan dibatasi maksimal 3,6 persen sesuai prinsip zero storage atau tanpa penyimpanan cadangan.
Sementara tahap ketiga yang bersifat jangka panjang mencakup dimulainya dialog strategis antara Iran dengan negara-negara Arab serta negara tetangga di kawasan untuk membentuk sistem keamanan bersama.
Meski proposal tersebut dinilai sebagai upaya diplomatik baru untuk meredakan ketegangan di Timur Tengah, Trump menegaskan pemerintahannya belum bisa menerima tawaran tersebut.
Pernyataan ini menandakan hubungan Washington dan Teheran masih berada dalam situasi yang sangat sensitif, terutama di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dan gangguan jalur energi global seperti di Selat Hormuz.
Trump Tolak Proposal Baru Iran untuk Akhiri Konflik dengan AS
. (net)