Tridinews.com - Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, kembali mengusulkan agar pemilihan kepala daerah (Pilkada) dilakukan melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), bukan dipilih langsung oleh masyarakat.
“Setahun lalu kami sudah sampaikan, kalau bisa Pilkada dipilih lewat DPRD saja. Banyak pro dan kontra, tetapi setelah dikaji, kami menilai mekanisme itu lebih baik agar tidak menimbulkan kerumitan seperti sekarang,” ujar Bahlil saat menghadiri acara doa bersama puncak HUT ke-61 Golkar bertajuk Merajut Kebersamaan Membangun Indonesia Maju di Istora Senayan, Jakarta, Jumat.
Acara tersebut dihadiri Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, serta sejumlah pejabat dan pimpinan partai politik.
Bahlil menambahkan bahwa pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) terkait mekanisme Pilkada akan dimulai tahun depan. Ia menegaskan proses tersebut harus melibatkan semua pihak agar hasilnya komprehensif dan mampu mengakomodasi berbagai aspirasi.
“Pembahasannya harus hati-hati, cermat, dan melibatkan masukan luas dari publik. RUU ini memerlukan kajian yang mendalam,” kata Bahlil.
Ia juga mengingatkan pentingnya memastikan produk undang-undang tidak berujung pada gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Menurutnya, sekalipun undang-undang telah dikaji dengan baik, keputusan MK tetap dapat mengubah atau bahkan menciptakan norma baru.
“Saya khawatir UU sudah kita susun dengan baik, tapi sampai di MK justru muncul norma baru. Karena itu, prosesnya harus dikawal bersama agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” ujarnya.
Bahlil Usulkan Pilkada Kembali Dipilih Melalui DPRD
. (net)