PLTS Terapung Cirata Jadi Sorotan Internasional

plts-terapung-cirata-jadi-sorotan-internasional . (net)

Tridinews.com - Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Cirata di Jawa Barat terus beroperasi sesuai ekspektasi dan semakin menarik perhatian internasional, kata perusahaan energi terbarukan Uni Emirat Arab (UEA), Masdar.

Head of Business Development for Asia-Pacific Masdar, Fatima Al Suwaidi, menyebut kinerja PLTS Terapung Cirata berjalan sesuai perencanaan, didukung studi pasar yang komprehensif serta penyesuaian operasional untuk menghadapi musim kemarau dan hujan. Proyek ini juga diperkuat dengan penambahan tenaga ahli lokal Indonesia yang khusus direkrut untuk mendukung operasional di lokasi.

“Proyek ini menarik banyak perhatian komunitas internasional. Kami menerima kunjungan dua kali seminggu di Cirata,” ujar Al Suwaidi di sela Abu Dhabi Sustainability Week. Ia menambahkan proyek ini menjadi contoh nyata capaian Indonesia dalam pengembangan energi surya terapung dan energi terbarukan secara keseluruhan.

Masdar menilai Indonesia sebagai mitra jangka panjang untuk memperluas ambisi energi bersih. “Kami punya rencana jangka panjang dan ingin terus menjadi mitra yang dapat diandalkan bagi pemerintah Indonesia,” tambahnya. Dukungan regulasi dan pemerintah dinilai semakin membuka peluang investasi energi terbarukan di Tanah Air dalam beberapa tahun terakhir.

Teknologi PLTS terapung dinilai menjanjikan mengingat luasnya area waduk di Indonesia. Saat ini, sekitar 250 waduk berpotensi dikembangkan menjadi lokasi PLTS terapung, dan Masdar berharap kesuksesan Cirata dapat direplikasi di lokasi lain.

Masdar menandatangani perjanjian jual beli listrik (PPA) dengan PT PLN Nusantara Renewables pada Januari 2020 untuk membangun PLTS Terapung Cirata berkapasitas 145 megawatt (MW). Proyek yang mulai beroperasi pada 2023 ini dibangun di atas area seluas 250 hektare di Waduk Cirata dan mampu memasok listrik bersih untuk 50.000 rumah serta menurunkan emisi karbon hingga 214.000 ton per tahun.

Pada April 2025, Masdar dan PLN menandatangani kesepakatan baru untuk meningkatkan kapasitas PLTS Terapung Cirata menjadi 500 MW, menegaskan komitmen pengembangan energi terbarukan di Indonesia.

Editor: redaktur

Komentar