Meksiko Mencekam Usai El Mencho Tewas dalam Operasi Militer

meksiko-mencekam-usai-el-mencho-tewas-dalam-operasi-militer . (net)

Tridinews.com - Pemimpin Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG), Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho, tewas dalam operasi militer Meksiko. Kematian gembong narkoba berusia 59 tahun itu memicu gelombang kekerasan di berbagai wilayah negara tersebut.

Dilaporkan, El Mencho terluka dalam baku tembak dengan pasukan khusus di Tapalpa, negara bagian Jalisco, pada Minggu. Ia meninggal dunia saat diterbangkan ke Mexico City.

Menteri Pertahanan Ricardo Trevilla menyebut operasi dilakukan untuk menangkap Oseguera berdasarkan informasi tambahan, termasuk dari otoritas Amerika Serikat. Dalam operasi tersebut, delapan anggota kartel tewas dan tiga tentara terluka.

Oseguera merupakan salah satu buronan paling dicari Amerika Serikat, dengan hadiah buronan mencapai 15 juta dolar AS. Ia menjadi tokoh besar kartel setelah penangkapan pemimpin Kartel Sinaloa seperti Joaquin Guzman alias El Chapo dan Ismael Zambada.

Kekerasan Meluas

Kabar kematian El Mencho langsung memicu aksi balasan. Kelompok bersenjata memblokir lebih dari 20 jalan di Jalisco dengan membakar kendaraan. Kekerasan kemudian meluas ke sedikitnya 20 negara bagian.

Menteri Keamanan Omar Garcia Harfuch menyatakan sedikitnya 25 anggota Garda Nasional dan 25 tentara tewas dalam bentrokan susulan. Selain itu, seorang penjaga penjara, seorang anggota kejaksaan, serta 30 tersangka anggota kartel dilaporkan tewas.

Gubernur Jalisco Pablo Lemus Navarro menetapkan status darurat “kode merah”, menghentikan transportasi umum, dan mengimbau warga tetap di rumah. Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum meminta masyarakat tetap tenang dan memastikan pemerintah pusat berkoordinasi dengan otoritas daerah.

Sebanyak 2.500 tentara tambahan dikirim ke Jalisco untuk mengendalikan situasi.

Penerbangan Dibatalkan

Blokade jalan berdampak pada operasional penerbangan di Guadalajara dan Puerto Vallarta. Sejumlah maskapai Amerika Serikat seperti United Airlines, American Airlines, Southwest Airlines, dan Alaska Airlines membatalkan penerbangan.

Maskapai Kanada seperti Air Canada serta WestJet/Sunwing juga membatalkan sejumlah rute. Beberapa pesawat bahkan terpaksa berbalik arah saat sudah mengudara menuju Meksiko.

Warga Diliputi Ketakutan

Situasi di Guadalajara tampak lengang. Sekolah, toko, dan fasilitas umum tutup. Warga memilih berlindung di rumah, sementara wisatawan bertahan di hotel dan resor.

Meski situasi dilaporkan mulai mereda, aparat keamanan masih bersiaga penuh. Presiden AS Donald Trump belum mengeluarkan pernyataan resmi, namun sempat menyinggung perlunya Meksiko meningkatkan upaya pemberantasan kartel narkoba.

Pemerintah Meksiko kini menghadapi tantangan besar untuk memulihkan keamanan dan memastikan stabilitas di tengah eskalasi kekerasan pasca-tewasnya salah satu tokoh kriminal paling berpengaruh di negara itu.

Editor: redaktur

Komentar