Tridinews.com - Pihak Universitas Indonesia (UI) menegaskan bahwa mahasiswa yang viral karena menunjuk-nunjuk polisi saat demo di depan Mabes Polri bukan bagian dari kampus tersebut.
Penegasan itu disampaikan Direktur Humas, Media, Pemerintah dan Internasional UI, Erwin Agustian Panigoro. Ia mengatakan UI langsung melakukan penelusuran dan verifikasi internal begitu video tersebut ramai di media sosial.
Proses klarifikasi dilakukan melalui koordinasi lintas unit, termasuk dengan BEM Fakultas Ilmu Administrasi UI, serta pengecekan pada sistem resmi Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI).
“Dari hasil penelusuran lebih lanjut pada sistem pendataan resmi, diketahui bahwa individu tersebut berstatus sebagai mahasiswa aktif di perguruan tinggi lain, dan sama sekali tidak memiliki afiliasi akademik dengan Universitas Indonesia,” ujar Erwin, dikutip dari Antara, Senin (2/3/2026).
UI menegaskan sebagai institusi pendidikan tinggi, pihaknya menghormati kebebasan berpendapat dan hak demokrasi setiap warga negara, termasuk mahasiswa, untuk menyampaikan aspirasi secara damai dan bertanggung jawab.
Namun, UI menolak tindakan provokatif maupun perbuatan yang melanggar hukum. Kampus menyatakan sikap tersebut tidak mencerminkan nilai dan etika sivitas akademika yang menjunjung integritas, nalar kritis yang bertanggung jawab, serta penghormatan terhadap hukum dan ketertiban umum.
Selain itu, UI juga menyampaikan keberatan atas penggunaan atribut atau simbol institusi tanpa hak dan tanpa konfirmasi. Tindakan tersebut dinilai berpotensi menimbulkan kesalahpahaman publik serta mencemarkan nama baik lembaga.
UI pun mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam menerima dan menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi. Kampus berkomitmen menjaga marwah institusi serta mendukung penyampaian aspirasi yang konstruktif, tertib, dan selaras dengan prinsip demokrasi.
UI Pastikan Demonstran Viral Bukan Mahasiswanya
. (net)