Tridinews.com - Amerika Serikat mengerahkan lebih banyak pesawat pembom strategis dari berbagai pangkalan militernya di sejumlah negara untuk mendukung serangan terhadap Iran.
Untuk pertama kalinya, pesawat pembom strategis B-1 Lancer lepas landas dari pangkalan militer di RAF Fairford, Inggris, guna melancarkan serangan jauh ke dalam wilayah Iran.
Pesawat pembom tersebut diketahui mampu membawa hingga sekitar 34 ton persenjataan. Jalur penerbangan dari Inggris juga dinilai lebih pendek dibandingkan jalur penerbangan langsung dari wilayah Amerika Serikat.
Langkah ini dinilai mengindikasikan peningkatan kekuatan udara sekaligus intensifikasi operasi pengeboman oleh pesawat pembom berat dalam waktu dekat.
Sebelumnya, pada 2 Maret, militer Amerika Serikat mengonfirmasi penggunaan pesawat pembom strategis B-1 Lancer untuk menyerang target jauh di wilayah Iran dengan alasan menargetkan fasilitas rudal negara tersebut.
Pesawat ini dinilai sangat cocok untuk misi tersebut karena memiliki kemampuan membawa berbagai jenis persenjataan berat, termasuk bom penembus lapis baja yang dirancang untuk menghancurkan bunker atau fasilitas bawah tanah.
B-1 Lancer merupakan salah satu pesawat pembom strategis paling kuat yang dimiliki Amerika Serikat. Pesawat ini memiliki panjang sekitar 45 meter dengan bentang sayap mencapai 41 meter.
Selain itu, B-1 Lancer mampu membawa hingga sekitar 57 ton bahan peledak, rudal presisi, serta bom penghancur bunker, sehingga menjadikannya salah satu mesin perang udara paling kuat.
Dalam operasi terhadap Iran, pesawat pembom ini disebut digunakan untuk menyerang fasilitas produksi rudal serta benteng bawah tanah dengan kemampuan penetrasi tinggi dan tingkat presisi yang besar.
AS Kerahkan Bomber B-1 dari Inggris untuk Serang Target di Iran
. (net)