Tridinews.com - Direktur Eksekutif Center of Economics and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira, memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2026 akan mencapai sekitar 5,05 persen. Angka ini didorong oleh faktor musiman Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Menurut Bhima, momentum Ramadan dan Lebaran biasanya meningkatkan konsumsi masyarakat, yang menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi. Bahkan, ia menilai angka pertumbuhan berpotensi melampaui proyeksi tersebut.
Namun demikian, terdapat sejumlah tantangan yang membuat laju konsumsi tidak sekuat yang diharapkan. Salah satunya adalah kecenderungan masyarakat menahan belanja dari tunjangan hari raya (THR) dan lebih memilih menyimpannya.
“Hal ini kemungkinan dipengaruhi kekhawatiran terhadap kenaikan harga energi dan pangan setelah Lebaran,” jelas Bhima.
Selain itu, kondisi pasar tenaga kerja juga menjadi faktor penghambat. Arus balik ke kota dinilai belum optimal karena terbatasnya lapangan pekerjaan, sehingga mengurangi potensi perputaran ekonomi di wilayah perkotaan.
Untuk mengatasi hal tersebut, Bhima mendorong pemerintah agar fokus pada pengendalian inflasi, terutama selama periode mudik, agar masyarakat lebih percaya diri dalam membelanjakan uangnya.
Ia juga menekankan pentingnya penciptaan lapangan kerja guna meningkatkan kualitas dan jumlah mobilitas masyarakat pasca-Lebaran.
Di sisi lain, sektor pariwisata dinilai memiliki peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi selama musim liburan. Bhima menyarankan agar pemerintah memperkuat promosi destinasi wisata baru guna memperpanjang durasi kunjungan wisatawan.
Sementara itu, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026 berada di kisaran 5,5 hingga 5,6 persen (year-on-year). Target tersebut didukung oleh percepatan belanja negara, stimulus fiskal, serta berbagai insentif untuk menjaga daya beli masyarakat.
Salah satu langkah konkret yang telah dilakukan adalah pemberian insentif transportasi selama mudik Lebaran, seperti diskon tiket kereta api dan kapal laut sebesar 30 persen, penyeberangan gratis, serta potongan harga tiket pesawat hingga 17–18 persen.
Ekonomi RI Kuartal I-2026 Diprediksi Tumbuh 5,05 Persen saat Lebaran
. (net)