Tridinews.com - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah Bitung, Sulawesi Utara, pada Kamis (2/4) menelan korban jiwa. Seorang lansia dilaporkan meninggal dunia, sementara dua warga lainnya mengalami luka-luka akibat tertimpa reruntuhan bangunan.
Korban meninggal diketahui seorang perempuan berinisial DL (70) dari Manado. Ia tewas setelah tertimpa bangunan yang runtuh saat gempa terjadi dan telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara.
Pihak kepolisian menyebut total korban sementara mencapai tiga orang, terdiri dari satu korban meninggal dan dua korban luka.
Selain korban jiwa, gempa juga menyebabkan kerusakan di berbagai wilayah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melaporkan empat kecamatan di Bitung terdampak, yakni Maesa, Matuari, Madidir, dan Lembeh Utara.
Sejumlah fasilitas umum ikut mengalami kerusakan, termasuk kantor Wali Kota Bitung dan kantor BPBD. Dinding beberapa bangunan dilaporkan runtuh akibat kuatnya guncangan. Tak hanya itu, rumah warga dan sejumlah tempat ibadah juga mengalami kerusakan.
Di wilayah pesisir, warga sempat melaporkan air laut surut sejauh 5 hingga 10 meter dari garis pantai sesaat setelah gempa, yang sempat menimbulkan kekhawatiran akan potensi tsunami.
Hingga kini, warga diimbau tetap waspada terhadap gempa susulan serta mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan otoritas terkait.
Gempa Bitung M7,6 Tewaskan 1 Lansia, Bangunan Rusak
. (net)