Rantis Brimob Barracuda, kendaraan seberat 11 ton pelindas ojol

rantis-brimob-barracuda-kendaraan-seberat-11-ton-pelindas-ojol . (net)

Tridinews.com - Seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan (21) tewas karena dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob.

Peristiwa mengerikan itu terjadi di tengah aksi demonstrasi buruh di kawasan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis malam, (28/8/2025).

Affan diduga dilindas rantis Brimob berjenis Barracuda.

Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri Abdul Karim berkata pihaknya telah  tujuh anggota Brimob yang diduga menjadi pelaku pelindasan itu. Saat ini para pelaku sedang menjalani pemeriksaan.


Spesifikasi Barracuda 

Barracuda adalah salah satu kendaraan taktis.

Dikutip dari laman Pid.kepri.polri.go.id, kendaraan taktis dirancang untuk keperluan militer dan kepolisian.

Kendaraan taktis dibuat khusus untuk menghadapi berbagai kondisi ekstrem, mulai dari medan berat, gangguan keamanan, hingga serangan langsung. 

Jenis kendaran ini kerap dikerahkan oleh TNI, Polri, dan pasukan khusus dalam operasi tempur, pengamanan VIP, hingga penanganan konflik berskala besar.

Dilansir Tribun Jateng, rantis Barracuda 4x4 adalah kendaraan buatan The Doosan Infracore Defense Products Business Group (BG), anak perusahaan Doosan Infracore dari Korea Selatan.

Perusahaan ini juga menjadi kontraktor utama kendaraan-kendaraan perang Korea Selatan.

Barracuda mampu menahan pecahan granat dan tembakan peluru kaliber 7,62 milimeter (mm).

Kemampuan itu didapatkan karena bodi rantis itu berlapis pelat baja setebal 8 mm.

Di samping itu, ada kaca setebal 4 mm dengan pelat baja tambahan juga telah disiapkan guna menahan laju peluru.

Dalam hal pacu daya, Barracuda ditenagai oleh mesin 3.730 cc empat silinder yang bisa menghasilkan tenaga hingga 218 dk. Adapun sasisnya dibuat oleh Mercedes-Benz.

Transmisi yang digunakan adalah DaimlerChrysler Electrical Pneumatic Shifting (EPS) dengan 8 gigi maju, dan 6 gigi mundur. 

Barracuda memilik winch dan bisa digunakan untuk melintasi medan offroad.

Spesifikasi teknis tersebut belum termasuk spek standar sebagai kendaraan pengendali massa.

Sebagai kendaraan pengendali massa, Barracuda dibekali dudukan untuk penempatan senjata yang berada di atap kendaraan, serta firing port atau lubang tembak yang sesuai untuk laras panjang.

Menurut pemberitaan Kompas.com, Barracuda bisa ditumpangi 12 orang, termasuk pengemudi dan komandan yang duduk di sebelah sopir.

Barracuda memiliki interior yang ergonomis. Pintu-pintunya sengaja dirancang untuk mempermudah keluar masuknya personel.

Interior tergolong ergonomis, dengan pintu-pintu yang didesain untuk memudahkan personil keluar-masuk.

Karena area pandang lumayan tinggi, personel di dalam Barracuda bisa mengawasi kondisi sekitar, bahkan ketika digunakan di tengan keramaian lalu lintas 

Terdapat ruang untuk menembak agar personel bisa menembak dari dalam mobil. Pada atap terdapat lampu dengan remote control untuk penerangan.

Berat kendaraan yang menjadi andalan Brimob sejak Maret 2005 itu mencapai 11,7 ton.
Sosok Affan Kurniawan yang dilindas

Affan Kurniawa masih mengenakan jaket hijaunya saat dilindas rantis Brimob.

Saat itu dia tidak sedang berunjuk rasa ataupun menondon aksi itu karena dia sedang bekerja mengantarkan pesanan.

Muri, pemilik kontrakan yang dihuni Affan dan keluarganya, buka suara mengenai sosok Affan.

Affan kontrakan milik Muri di Jalan Tayu, Menteng, Jakarta Pusat.

Di kontrakan seluas 3x11 meter tersebut, Affan tinggal bersama dengan tujuh orang lainnya.

Affan adalah tulang punggung yang diandalkan keluarganya.

"Dia tulang punggung keluarga, diandalkan ibunya banget," kata Muri, dikutip dari Kompas.com, Jumat (29/8/2025).

Dia menjadi pengendara ojol untuk membantu ekonomo keluarga. Sebelumnya, dia pernah berprofesi sebagai satpam.

Muri menyebut Affan adalah pria yang rajin. 

"Pagi jam 05.30 udah keluar rumah. Siang istirahat, sore keluar lagi," kata Muri.

Orang tua Affan bekerja serabutan. Affan memiliki seorang adik perempuan yang masih duduk di bangku SMP.

Affan sempat dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) setelah dilindas, tetapi nyawanya tak tertolong.

Editor: redaktur

Komentar